Flashcard Pembajak Nintendo 3DS Ditemukan!

Reading time:
October 4, 2011
nintendo 3ds final look

Pembajakan memang menjadi masalah klasik yang hingga kini masih menjadi musuh utama para pengembang perangkat keras dan lunak di industri game. Dengan mengambil hasil karya mereka tanpa izin dan mendistribusikannya dengan harga yang lebih murah, bahkan gratis, pembajak menjadi ancaman eksistensi yang paling serius. Namun anehnya, sekeras apa pun perusahaan besar ini mencoba untuk melindungi produk mereka, pembajak pada akhirnya selalu berhasil menemukan cara untuk meretasnya. Korban berikutnya? Handheld “termuda” Nintendo – 3DS!

Hampir setahun sejak dirilis, Nintendo 3DS terbukti cukup mumpuni untuk melindungi diri dari segala macam usaha pembajakan. Walaupun fungsi backward compability-nya memungkinkan kartu flash “ajaib” di masa lalu, R4, untuk digunakan, Nintendo tampaknya sudah belajar dan melakukan langkah antisipasi yang patut diacungi jempol. Sayangnya, para peretas juga tak gampang menyerah dan terus berusaha untuk membobol handheld anyar ini. Hasilnya? Mimpi buruk untuk Nintendo.

pirates is not a theft

Sebuah tim hacker mengklaim telah berhasil menciptakan flashcard baru yang membuat Nintendo 3DS membaca game kopian dalam bentuk ROM. Tak hanya sekadar menggertak, mereka memberikan bukti nyata keberhasilan ini lewat sebuah video yang dirilis di situs video – Youtube. Melalui video ini, mereka memperlihatkan bagaimana Nintendo 3DS mampu menjalankan ROM splinter cell3d.3ds” dengan tanpa masalah. Flashcard yang dinamakan “Crown3DS” ini memang belum siap untuk diproduksi secara massal dikarenakan ukurannya yang terlalu besar, namun tinggal masalah waktu hingga mereka dapat membuatnya dalam bentuk yang lebih “ekonomis”.

Masalah pembajakan memang memiliki kompleksitasnya sendiri. Terlepas dari masalah etika dan hukum yang membuat masalah ini masih sering diperdebatkan, pembajakan harus diakui sulit untuk diberantas hingga tuntas. Kebebasan arus data dan informasi, kepentingan ekonomi, hingga idealisme membuat masalah ini seolah tak punya jalan solusi praktis yang memadai. Membajak atau tidak? Semuanya kembali lagi ke tangan Anda sebagai seorang gamer.

Source: Crown3DS via Kotaku

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…