AI Bisa Deteksi Pengemudi Mabuk dan Mengantuk dari Wajah

Author
Mahfud
Reading time:
March 22, 2026

Peneliti dari Edith Cowan University mengembangkan sistem AI yang mampu memantau kondisi pengemudi hanya dari wajah. Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi tanda-tanda berbahaya seperti mabuk, kelelahan, hingga emosi marah saat berkendara untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan.

AI Bisa Deteksi Pengemudi Mabuk dan Mengantuk dari Wajah

Sistem ini dijuluki “Jack of Many Faces” karena mampu membaca berbagai kondisi sekaligus dalam satu waktu. AI akan menganalisis gerakan wajah, kedipan mata, serta ekspresi secara detail. Dengan cara ini, sistem bisa memberikan gambaran kondisi pengemudi secara lebih menyeluruh.

Dari hasil pengujian, teknologi ini cukup akurat dalam mendeteksi berbagai kondisi. Tingkat akurasi untuk mendeteksi pengaruh alkohol mencapai hampir 90 persen. Sementara itu, untuk mendeteksi apakah pengemudi mengantuk bahkan bisa menyentuh angka sekitar 95 persen.

Menariknya, AI ini tidak hanya mendeteksi kondisi secara umum, tetapi juga membedakan tingkatnya. Pengemudi bisa dikategorikan sebagai normal, sedang, atau dalam kondisi berbahaya. Hal ini penting karena gejala kelelahan sering kali mirip dengan efek alkohol, sehingga perlu analisis yang lebih cermat.

Berbeda dengan alat seperti breathalyzer, sistem ini bekerja tanpa perlu interaksi langsung. AI dapat memantau secara real-time tanpa mengganggu pengemudi. Ini membuatnya lebih praktis untuk diterapkan dalam kendaraan modern.

Agar tetap akurat di malam hari, peneliti juga menambahkan teknologi penggabungan video biasa dan inframerah. Dengan demikian, wajah pengemudi tetap bisa dianalisis meski dalam kondisi minim Cahaya sehingga sistem tetap bekerja optimal baik siang maupun malam.

Kalau menurut kalian, apakah teknologi seperti ini layak diterapkan di mobil masa depan? Di satu sisi bisa meningkatkan keselamatan, tapi di sisi lain juga menimbulkan pertanyaan soal privasi. Menarik untuk ditunggu bagaimana perkembangan AI seperti ini ke depannya.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 22, 2026 - 0

Tren PC Port Native Buatan Komunitas Makin Meningkat Popularitasnya

Tidak lagi puas dengan emulasi, komunitas kini semakin gencar membuat…
October 22, 2026 - 0

Console Xbox Helix Dikabarkan Rilis Pada Musim Liburan Akhir Tahun 2028

Console Xbox generasi berikutnya, Project Helix, dirumorkan meluncur di akhir…
October 22, 2026 - 0

Star Wars Battlefront 3 Dikabarkan Digarap DICE & Respawn, Bungie Tersingkir?

Star Wars Battlefront 3 disebut akan dikembangkan oleh DICE dan…
October 21, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Hadirkan Hard Mode Sejak Awal

Tim pengembang Final Fantasy VII Revelation pastikan Hard Mode bisa…