Review Lord of the Rings – War in The North: Pertempuran Middle-Earth Bergaya Action RPG

Reading time:
November 16, 2011

Kesimpulan

Lord of The Rings War in The North 65
Worth to play!

Sebagai satu dari begitu banyak seri game yang membawa nama besar Lord of The Rings di dalamnya, War in The North harus diakui merupakan salah satu yang terbaik. Keputusannya untuk tidak terperangkap dalam godaan untuk menghadirkan karakter utama yang sudah populer dan memilih sebuah cerita sampingan lewat tokoh protagonis yang berbeda harus diacungi jempol. Perjalanan Edaran, Farin, dan Andriel dalam misi “sampingan” memburu Agandaur membuat gamer berkesempatan untuk menjelajahi sisi Middle-Earth yang lain, dengan sudut pandang yang berbeda pula.

Sebagai sebuah game Action RPG, tidak banyak hal baru yang bisa ditawarkan oleh LOTR – WITH ini. Seperti game bergenre sama pada umumnya, ia berhasil menggabungkan unsur action dan RPG tanpa menghadirkan kompleksitas yang terlalu berlebihan. Satu hal yang cukup menarik adalah tantangan yang dihadirkan di setiap pertarungan. Para monster bawahan Sauron ini benar-benar bukan makhluk yang mudah untuk dibunuh, walaupun dengan level tinggi sekalipun. Butuh kerja sama dan strategi yang tepat untuk menaklukkan mereka, bahkan jika harus melarikan diri sekalipun. Bersikap seperti pahlawan, pasang badan, dan berusaha mengalahkan rombongan musuh sendirian? Anda pasti sudah gila.

Sayangnya, di dalam tren industri game yang semakin memberikan kebebasan pilihan bagi gamer, LOTR – WITH justru hadir dengan kesan linear yang kuat. Beragam alternatif opsi dalam percakapan ataupun sub quest yang ada tidak memberikan kesan permainan yang variatif. Semuanya bergerak secara lurus tanpa ada kesempatan untuk memilih jalan yang lain. Jika saja game ini disuntikkan kebebasan ala Dragon Age atau Mass Effect, outcome-nya akan jauh lebih baik.

Kelebihan

Lord of The Rings War in The North 105
Middle - earth, dunia fantasi yang tak tergantikan.


  • Visualisasi Middle-Earth yang apik.
  • Pertempuan yang menantang.
  • Sistem skill yang terbuka.
  • Plot yang menarik.

Kekurangan

Lord of The Rings War in The North 23
AI yang kurang adaptif terkadang membuat peran mereka tak lebih baik dari umpan belaka.
  • Gameplay yang terlalu linear.
  • AI yang kurang adaptif.
  • Tanpa opsi untuk mengustomisasi equipment dan skill karakter yang dikendalikan AI.

Cocok untuk gamer: Penggemar Lord of the Rings, penggemar Action RPG.

Tidak cocok untuk gamer: yang suka dengan game dengan probabilitas cerita yang terbuka.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…