[PR] Tes Independen Perlindungan Komputer Menunjukkan Apa yang Anda Bayar Itulah yang Anda Dapatkan

Reading time:
February 24, 2012

Hasil riset AV-Test.org: meski antivirus gratisan mampu memberikan perlindungan, keterbatasannya langsung terpapar saat menghadapi ancaman terbaru

Kaspersky Lab Logo1

Jakarta, 24 Februari 2012 – Software antivirus gratisan memiliki porsi yang signifikan di pasar konsumer. Menurut perusahaan riset independen O+K, dari seluruh produk antimalware yang digunakan di dunia per Oktober 2011, 66% merupakan produk gratisan. Namun Kaspersky Lab tetap yakin bahwa kerja keras ribuan developer, para pakar dan pemimpin inovatif memastikan produk berbayar lebih efektif daripada produk gratisan. Tes komparasi independen yang dilakukan oleh AV-Test.org sekali lagi, membuktikan hal ini. Dalam pembandingan langsung dengan empat paket antivirus gratisan ternama, Kaspersky Internet Security 2012 menjadi pemenang pada pengujian di “dunia nyata”.

Mengomentari penelitian tersebut, Oleg Ishanov, Deputi Direktur Penelitian Anti-Malware Kaspersky Lab, mengatakan, “Tes ini memastikan bahwa antivirus gratisan memang memberikan perlindungan terhadap ancaman malware. Tetapi, kita tidak bisa mengandalkan antivirus yang gagal memblokir lima ancaman dari seratus ancaman yang ada. Ada 70,000 sampel malware baru yang muncul setiap hari dan 5% dari jumlah itu sudah mewakili angka yang besar. Bahkan, satu saja ancaman serius dapat menyebabkan Anda kehilangan seluruh data dan kemungkinan juga uang dari tabungan Anda.”

Kesimpulan utama penelitian AV-Test.org adalah bahwa hanya ada satu cara yang efektif untuk melawan kejahatan dunia maya modern yaitu mempercayai vendor software keamanan komersial yang terbaik dan tim pakar mereka. Apalagi harga antivirus untuk perlindungan sebulan lebih kecil dari harga secangkir kopi.

AV-Test.org melakukan tes tersebut pada November dan Desember 2011, dan membandingkan Kaspersky Internet Security 2012 dengan empat solusi antivirus gratisan. Tes dilakukan pada beberapa PC serupa yang menggunakan Windows 7 dengan Service Pack 1. Semua update yang ada pada saat pengujian dijalankan. Untuk menciptakan lingkungan PC dunia nyata, beberapa program terkenal dan berpotensi rawan serangan turut dipasang.

Lab pengujian mengumpulkan 100 halaman web berbahaya: setengah diantaranya mencoba menginfeksi sistem menggunakan drive-by-download; setengah lainnya menggunakan tautan langsung yang mengarah pada file berbahaya. Penelitian menghadirkan gambaran kehidupan pengguna awam semirip mungkin. Setiap ancaman berjalan penuh pada saat pengujian dan dievaluasi pada sistem yang tidak terjangkit. Produk perlindungan memiliki database terkini dan diijinkan mengakses Internet untuk menerima dukungan tambahan dari layanan berbasis cloud yang sesuai. Produk tersebut juga diuji untuk melakukan pendeteksian positif palsu atas kurang dari 200,000 data yang tidak terjangkit.

Setiap penguji mencoba mengunduh atau menjalankan file berbahaya, atau mengunjungi laman yang terinfeksi, malware diberikan waktu untuk menjalankan program perusaknya pada sistem yang terlindungi, yang mencerminkan kejadian di dunia awam. Setelah itu, sistem pengujian dianalisa untuk menemukan tanda-tanda infeksi. Hasil tes menunjukkan Kaspersky Internet Security 2012 memblokir 99 dari 100 objek berbahaya, dan berhasil memblokir tindakan berbahaya dari serangan malware yang dijalankan. Hasil sempurna juga didapat pada pengujian malware positif palsu.

Produk gratisan tidak bisa mengimbangi kinerja Kaspersky Internet Security 2012. Avast! Free Antivirus 6.0 memblokir 95 ancaman namun lima lainnya lolos. Microsoft Security Essentials menunjukkan hasil terburuk dengan 86 ancaman terblokir dan 14 lolos. Avira Free Antivirus 2012 meloloskan 13 ancaman dan hanya memblokir sebagian satu virus lainnya. AVG Anti-Virus Free Edition 2012 meloloskan empat ancaman dan lima lainnya hanya terblokir sebagian. Dua dari empat produk gratisan juga salah mengenali program, dimana program yang tidak terjangkit ditandai sebagai program berbahaya. Keduanya adalah
Avast! Free Antivirus 6.0 yang membuat satu kesalahan, dan AVG Anti-Virus Free 2012 yang membuat delapan kesalahan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…
October 29, 2026 - 0

Capcom Matikan Server Street Fighter V Demi Atasi Masalah Keamanan

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di…
October 28, 2026 - 0

ASUS Luncurkan TUF Gaming Radeon RX 9070 XT Onimusha Special Edition

ASUS hadirkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT…
October 28, 2026 - 0

Playden Ubah Console PS5 Menjadi Steam Machine Untuk Mainkan Game PC

Playden dikabarkan memungkinkan PS5 jailbreak untuk menjalankan game PC Steam…