Review ASUS EEEPad Slider: Tablet Android dengan Keyboard

Reading time:
February 24, 2012

Benchmark

Kami menggunakan delapan buah aplikasi benchmark dan sebuah benchmark untuk browser. Tujuan utamanya adalah untuk mengetahui seberapa baik hardware yang dimiliki sebuah smartphone atau tablet. Walaupun begitu, hasil benchmark belum tentu menandakan kencang atau tidaknya performa keseluruhan. Hal tersebut bergantung kepada tingkat optimalisasi produsen dari segi software terhadap hardware-nya.

Saat tablet atau smartphone (atau Note pada artikel ini) teroptimalisasi dengan benar, seharusnya kinerja berbanding lurus dengan hasil benchmark tersebut. Aplikasi benchmark yang kami gunakan dapat diunduh secara gratis. Di pengujian kali ini dan seterusnya, kami akan menggunakan aplikasi benchmark yang dapat dipakai semua orang, sehingga Anda tidak perlu membeli, atau lebih parah, membajak aplikasi yang ada. Untuk Benchmark suite keseluruhan sistem, kami menggunakan Quadrant dan AnTuTu Benchmark yang juga dapat diunduh secara gratis di Android Market. Sebagai pembanding, kami menghadirkan dua buah smartphone yang memakai SoC berbeda. Pembanding pertama adalah SoC dengan prosesor dual core berkecepatan tinggi, Exynos 1,4 GHz dan ASUS EEEPad Transformer yang pernah kami review sebelumnya pada beberapa saat yang lalu.

FPS Benchmarks

ASUS EEEPad Slider FPS Benchmerk

Kami menggunakan aplikasi benchmarking NeoCore dan GEARS. NeoCore merupakan aplikasi benchmark game yang menggunakan engine game dari Qualcomm. GEARS sendiri digunakan untuk menguji kemampuan OpenGL ES 1.0 dan 2.0 dari sebuah graphics processor. Tampak pada benchmark ini, NVIDIA Tegra 2 mengungguli semua peserta pada NeoCore.

Nenamark 1 dan 2

ASUS EEEPad Slider NenaMark

Nenamark pertama dan kedua merupakan salah satu benchmark yang menguji kinerja OpenGL ES 2.0 sebuah smartphone. Perbedaan kedua benchmark tersebut terdapat pada jumlah penggambaran segitiga (polygon), di mana pada Nenamark 2 lebih banyak sehingga hasilnya lebih berat. Engine Nenamark ini juga dipakai pada game buatan mereka sendiri yang bertemakan Pinball.

LinPack Benchmark

ASUS EEEPad Slider LinPack

LinPack merupakan benchmark untuk mengukur kinerja sebuah perangkat dalam menghitung floating point. Hasilnya dalam bentuk nilai operasi floating point per detik atau MFLOPS (Million Floating Point Per Second). Semakin tinggi nilainya, semakin baik.

Quadrant Standard

ASUS EEEPad Slider Quadrant

Aplikasi gratis yang satu ini menghitung nilai dari CPU, I/O, dan GPU dengan menggunakan engine software tersendiri. Semakin tinggi nilainya, semakin baik. Di versi standar yang dapat dipakai oleh semua orang ini, perolehan yang didapat hanyalah nilai totalnya.

Benchmark Pi

ASUS EEEPad Slider Benchmark Pi

Benchmark PI bertujuan untuk mengetahui seberapa baik sebuah prosesor menghitung kalkulasi Pi. Hasilnya dalam bentuk milidetik, yang berarti semakin kecil hasilnya, akan semakin baik.

PeaceKeeper

ASUS EEEPad Slider PeaceKeeper

Peacekeeper merupakan sebuah benchmark gratis yang disediakan oleh Futuremark. Pengujian yang dilakukan sebagian besar adalah untuk menguji sistem dalam bernavigasi, terutama dalam akses HTML5.

AnTuTu Benchmark

ASUS EEEPad Slider Antutu

ASUS EEEPad Slider Antutu Detail

AnTuTu Benchmark merupakan sebuah benchmark suite yang menguji RAM, CPU, GPU, dan Storage yang ada, termasuk SD Card bawaan. Perhitungan total nilainya cukup mudah, yaitu dengan menjumlahkan nilai perolehan dari tiap detail. Karena tidak semua smartphone Android memberikan SD Card sebagai bonus perlengkapan, kami menghadirkan dua nilai akhir yang dapat Anda jadikan patokan.

Kesimpulan

Kebutuhan orang untuk memiliki sebuah tablet memang beragam. Ada yang menginginkan tablet dengan bobot seringan mungkin, ada juga yang tidak mengindahkan bobot agar mendapatkan tingkat kenyamanan pakai yang tinggi. Tampaknya, ASUS mengeluarkan EEEPad Slider untuk mereka yang tidak terlalu mempermasalahkan bobot yang berat tersebut. Hal ini dikarenakan keyboard-nya menambah bobot yang ada pada tablet ini.

Kinerja yang dihasilkan ternyata sedikit di atas EEEPad Transformer yang lama. ASUS ternyata melakukan tweaking lebih lanjut pada tablet yang satu ini, sehingga memiliki kinerja yang sedikit lebih baik. Hasilnya dapat Anda lihat pada tabel yang telah kami sajikan di atas.

Tablet ini memang cocok untuk Anda yang menginginkan pengganti sebuah netbook. Hal ini tentu saja karena ASUS EEEPad Slider memiliki keyboard yang sudah menyatu dengan tabletnya, sehingga di mana pun perangkat ini dipakai, para pengguna tidak akan kesulitan dalam mengetik teks. Akan tetapi, jika Anda tidak menginginkan tablet dengan keyboard yang selalu dibawa, ASUS EEEPad Transformer sepertinya lebih cocok untuk Anda.

Kelebihan:

+ Keyboard

+ Responsif

+ Slot ekspansi lengkap

Kekurangan:

– Bobot berat

– Masih terdapat backlight bleeding

– Upgrade manual cukup sulit

Data Teknis

Prosesor NVIDIA Tegra 2 dengan CPU 1 GHz
Format Video H.264, MPEG4, WMV, AVI
Format Audio MP3, MP4, WMA, AAC, AAC+, WAV, MIDI, OGG
Format  Gambar JPG, BMP, PNG
Layar Capacitive 10,1 inci dengan resolusi 320 x 480
Kamera 5 MP AutoFocus dan 1,2 MP untuk depan
Interface USB, MicroHDMI, Expansion slot
Koneksi nirkabel Wi-Fi (802.11 b/g/n), Bluetooth 2.1 EDR
Dimensi dan Bobot 273 x 180.3 x 17.3 mm / 960 gram
Daya Tahan Baterai 642 Menit
Produsen ASUS
Website http://www.asus.com
Harga Rp5.100.000,-
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 15, 2026 - 0

Review HP Omnibook 3 14-hu0115TU: Laptop yang Cocok Buat Pelajar, Mahasiswa dan Pekerja Kantoran

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Warna…
August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Warna…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Bodi HyperX OMEN 16 Valorant Edition Form Factor Clamshell atau…

Gaming

August 30, 2026 - 0

Samsung Tampilkan 4 Monitor Gaming OLED Odyssey di Gamescom 2026

Samsung memperkenalkan jajaran monitor gaming OLED seri Odyssey baru di…
August 30, 2026 - 0

NVIDIA RTX 3060 12GB Alami Kenaikan Harga Setelah Kembali Diproduksi

Harga NVIDIA RTX 3060 12GB melonjak hingga hampir US$500 setelah…
August 30, 2026 - 0

Tencent Perlihatkan Teknologi Animasi Karakter Berbasis AI di Gamescom 2026

Tencent pamerkan brand Central Tech di Gamescom 2026, berfokus pada…
August 30, 2026 - 0

Overwatch Rush Beri Spesifikasi Minimum yang Ramah Ponsel Lawas

Menjelang rilisnya, Overwatch Rush umumkan spesifikasi minimum yang ramah dengan…