Fastron World Rally Team Berhasil Hadapi Tantangan Seri Vodafone Rally de Portugal

Reading time:
April 3, 2012

Kamis (29/3) lalu, Rifat Sungkar dan navigatornya, Scott Beckwith, mengawali seri Vodafone Rally de Portugal di bawah bendera Fastron World Rally Team (FWRT). Seri ini diawali dengan Super SS Imperio Belem di tengah kota Lisboa dengan lintasan tarmac sejauh 3,27 km, dilanjutkan dengan tiga special stage berikutnya dengan total jarak lintasan 350,38 km.

Pasangan Rifat dan Scott mengalami beragam gangguan dalam lintasan hari pertama dengan hujan lebat dan angin kencang yang melanda di sepanjang lintasan. Tim FWRT harus menghadapi SS2 Gomes Ares yang memiliki kontur tanah berbukit curam dan batu lepas dengan rem depan yang tidak berfungsi.

0D3X0493

Baru 300 meter melintasi gari start di SS3, mobil Rifat dan Scott mengalami gangguan listrik yang mengakibatkan lampu dan listrik mati. Namun, masalah ini tidak menghentikan niat perally asal Indonesia tersebut untuk menyelesaikan lintasan hari pertama dan berhasil mencatat waktu 4 menit 31,9 detik di akhir SS4.

Pertarungan Vodafone Rally de Portugal berlanjut di hari Jumat (30/3) dengan melalui lintasan SS5 tavira 1 yang memiliki jarak tempuh 25,01 kilometer. Lintasan tersebut menyuguhkan tantangan tersendiri dengan jalanan yang lebar dan berliku, water crossing di kilometer 4, dilanjutkan dengan jalan sempit berbatu hingga kilometer 8.

Cuaca kembali menghadang perjalanan para peserta yang jarak pandangnya terhambat hanya 20 meter. Belum lagi, mobil yang dikendarai Rifat dan Scott sempat tidak bisa memasuki gigi empat hingga girboksnya diganti hanya dalam waktu 15 menit. Melihat cuaca buruk tersebut, pihak penyelenggara memutuskan untuk membatalkan SS8 Tavira 2, SS9 Alcarias 2, dan SS10 S. Bras.

DSC 8094

Walaupun begitu, seri Vodafone Rally de Portugal terus berlanjut dengan SS11 Almodovar di hari Sabtu (31/3) yang berhasil diselesaikan Rifat dan Scott dalam waktu 19 menit 23,2 detik. Mobil yang mereka kendarai kembali mengalami gangguan rem, dengan rem depan yang mati dan hanya 70% rem belakang yang aktif. Namun, tim ini kembali berhasil menyelesaikan setiap SS hingga SS13 Loule 1.

Tantangan besar hadir dalam trayek selanjutnya yang diliputi jurang di kiri—kanan lintasan, serta tikungan yang curam dan terjal. Ban mobil yang dikendarai Rifat dan Scott sempat pecah, shock breaker dan drive shaft rusak, dan tim ini pun terhenti hanya 1,4 kilometer sebelum garis finish SS15.

FWRT meraih prestasi terbaiknya selama seri Vodafone Rally de Portugal pada hari terakhir yang dimulai dengan SS17 Silves 1. Rifat dan Scott berhasil menyelesaikan trayek khusus berjarak 21,42 kilometer dengan catatan waktu 14 menit 19,6 detik. Catatan kecepatan ini berhasil menempatkan FWRT di peringkat kedua grup “Rally Class” dan posisi 24 di SS17.

Copy of DSC 2232

Prestasi tersebut terus meningkat di SS18 Santana de Serra 1 dengan meraih posisi 23 dan menjadi yang tercepat di kelasnya dalam SS19 Sambro 1. Pencapaian ini berhasil diraih dengan kondisi mobil yang prima, rem bekerja dengan baik dan girboks telah diganti baru. Walaupun lintasan di hari keempat ini lebih menantang dibanding hari sebelumnya, Rifat dan Scott berhasil menyelesaikan setiap trayek khusus hingga SS22.

Bagaimana kelanjutan perjuangan kedua pembalap Fastron World Rally Team dalam World Rally Championship 2012 ini?

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…