Review VGA ASUS Radeon HD 7970 DirectCU II TOP: Didesain untuk Enthusiast dan Extreme User!

Reading time:
April 20, 2012

Kesimpulan

Sebelum graphics card ASUS HD 7970 DirectCU II TOP ini berkunjung ke lab pengujian Jagat Review, kami juga telah mengujikan ASUS Radeon HD 7970 dengan desain form factor reference AMD dan kami cukup puas dengan performa yang diberikan. Namun, kali ini ASUS memberikan sesuatu yang lebih dengan “racikan” terbaik yang dimilikinya dan mengimplementasikannya di produk graphics card HD 7970 DirectCU II TOP ini.

ASUS HD 7970 DCUII TOP 21

Secara out of the box, graphics card ini mampu memberikan performa tinggi. Tentu saja hal ini dapat terjadi karena ASUS sudah memberikan “dapur pacu” dengan clock yang lebih tinggi dari HD 7970 standar reference. Ekstra 75 MHz di core clock dan 100 MHz (efektif) di memory cukup mendongkrak kinerja graphics card dengan chip GPU Tahiti XT ini. Dari berbagai pengujian yang kami lakukan, ASUS HD 7970 DirectCU II TOP ini mengungguli HD 7970 standar dengan perbedaan sekitar 5-10 %.

Overclock Test

ASUS HD 7970 DCUII TOP 05

Dengan peningkatan hanya 75 MHz (factory overclocked), tentu saja akan menjadikan produk ini tidak jauh berbeda dibandingkan HD 7970 lainnya. Kami pun mencoba melakukan overclocking secara singkat kepada graphics card ini menggunakan software eksklusif GPU Tweak yang disertakan ASUS. Dengan cukup effortless, kami bisa mendapatkan clock 1100 MHz hanya dengan penambahan sedikit voltase (stock) untuk menstabilkan jalannya graphics card. Hasilnya adalah peningkatan performa yang sangat memuaskan. Mungkin, di tangan yang lebih tepat (expert overclocker), graphics card ini masih bisa “digali” lebih jauh lagi potensinya.

Secara keseluruhan, kami sangat menyukai produk ASUS HD 7970 DirectCU II TOP ini. Selain performanya yang tinggi, desain “garang” khas ASUS DirectCU di graphics card ini memberikan nilai tambah bagi para PC Modder yang ingin melihat PC yang digunakannya tampak lebih keren dengan menggunakan graphics card ini. Tidak hanya sekadar keren, HSF DirectCU II ini ternyata memang mampu memberikan solusi pendingin yang lebih baik dan lebih hening dibandingkan solusi pendingin standar seperti yang mereka klaim.

Beberapa poin yang perlu diperhatikan bagi Anda yang berencana untuk menggunakan graphics card ini adalah: (1) ukuran, dengan ukuran yang sangat bulky, graphics card ini akan menghabiskan tiga buah slot di motherboard dan casing yang akan membuat dua slot PCI/E di sebelahnya menjadi tidak akan dapat digunakan, begitu juga bagi yang berencana untuk menggunakannya dengan konfigurasi CrossFireX; (2) pastikan sistem (prosesor) yang Anda miliki cukup kencang untuk mengimbangi kekuatan graphics card high end ini agar tidak terjadi bottleneck. Pastikan juga PSU yang Anda gunakan minimal 600 Watt (pure) atau lebih besar dengan minimal memiliki dua buah 8-pin PCIE power; (3) Anda cukup rela merogoh kocek lebih dalam dibandingkan dengan HD 7970 standar lainnya karena produk yang ditawarkan ASUS ini tergolong sangat premium dan cukup sebanding dengan fitur yang didapatkan. Bagi para enthusiast dan extreme user, tentu hal ini tidak terlalu menjadi masalah.

Kelebihan

  • Kencang (1000 MHz)/Factory overclocked.
  • Hemat daya (Zero Core).
  • Dingin dan hening.
  • Desain menarik.
  • Fitur lengkap.
  • Potensi overclocking.

Kekurangan

  • Perlengkapan standar tanpa bonus tambahan.
  • Harga relatif tinggi.
  • Ukuran besar.

ASUS HD 7970 DirectCU II TOP

  • Produsen: ASUS
  • Info: www.asus.com
  • Harga: US$ 680
  • Distributor Indonesia: ASUS Indonesia
  • Telepon: (021) 612 8178, 6220 1285

DATA TEKNIS

  • Chip: AMD HD 7970
  • Interface: PCI Express 3.0 x16
  • Memory Size: 3072 MB
  • Core Clock: 1000 MHz
  • Memory Clock: 5600 MHz
  • Stream Processor: 2048
  • D-Sub Output: tidak Ada
  • DVI Output : ada
  • HDMI Output: ada (konverter)
  • Display Port Output: ada
  • mini-Display Port Output: tidak ada
  • Memory Type: GDDR5
  • Memory Interface: 384-bit


Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Bodi ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA) Form Factor Clamshell Material…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Bodi Acer Nitro V 16S AI Form Factor Clamshell Material…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…

Gaming

March 10, 2026 - 0

Sony Dikabarkan Lakukan Dynamic Pricing Test di PlayStation Store

Harga game di PS Store dikabarkan perlihatkan adanya perbedaan, berkat…
March 10, 2026 - 0

Marathon Sertakan Nama Artis Dari Drama Plagiat di Credits

Akhirnya misteri seputar penyelesaian drama plagiat art yang sempat terjadi…
March 10, 2026 - 0

Studio Developer Until Dawn Remake Resmi Ditutup Pada Februari 2026

Efek dari kurang suksesnya Until Dawn Remake di 2024 lalu…
March 10, 2026 - 0

Kreator MindsEye Kembali PHK Karyawannya di Awal 2026

Studio yang ada di balik MindsEye kembali lakukan PHK massal…