BYD Kenalkan Blade Battery Generasi Kedua, 97 Persen Cuma Dalam 9 Menit!

Author
Mahfud
Reading time:
March 10, 2026

BYD memperkenalkan teknologi Blade Battery generasi kedua bersama sistem FLASH Charging. Inovasi ini diklaim mampu mengisi baterai kendaraan listrik jauh lebih cepat dibanding teknologi sebelumnya. Bahkan, pengisian dari 10% hingga 70% disebut hanya memerlukan waktu sekitar lima menit saja.

BYD Kenalkan Blade Battery Generasi Kedua, 97 Persen Cuma Dalam 9 Menit!

Kecepatan pengisian ini menjadi salah satu rekor baru di industri kendaraan listrik. BYD menyebut baterai dapat mencapai 97% hanya dalam sembilan menit. Menariknya, performa tersebut tetap stabil bahkan di suhu ekstrem hingga -30 derajat Celsius.

Masalah pengisian lambat memang masih menjadi kekhawatiran banyak pengguna mobil listrik. Selain waktu tunggu yang lama, antrean di stasiun pengisian saat musim liburan juga sering menjadi keluhan. BYD mencoba menjawab tantangan ini dengan kombinasi baterai baru dan teknologi pengisian berdaya sangat tinggi.

Blade Battery generasi kedua dikembangkan selama enam tahun riset intensif. Teknologi ini mampu meningkatkan kepadatan energi sekitar 5% dibanding generasi sebelumnya. Dengan baterai tersebut, mobil seperti DENZA Z9GT disebut bisa menempuh jarak lebih dari 1.000 km dalam sekali pengisian.

Untuk menjaga keamanan dan suhu baterai, BYD menyematkan sistem manajemen termal cerdas. Teknologi ini membantu mengurangi panas berlebih saat pengisian cepat. Perusahaan juga menyebut baterai tersebut telah melewati berbagai uji keselamatan yang melampaui standar nasional China.

byd blade battery gen 2 1

Selain baterai, BYD juga memperkenalkan sistem FLASH Charger dengan daya hingga 1500 kW. Teknologi ini dirancang agar pengisian super cepat tetap aman bagi jaringan listrik. Sistem penyimpanan energi tambahan juga membantu mengurangi beban langsung ke jaringan listrik lokal.

 

Sebagai bagian dari rencana besar, BYD akan membangun sekitar 20.000 stasiun FLASH Charging di China. Setelah itu, perusahaan berencana memperluas jaringan ini ke pasar global mulai akhir 2026. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di berbagai negara.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…