Tes Perbandingan GeForce GTX 660 Ti: VGA NVIDIA Terbaik di Kelas 3 Jutaan

Reading time:
August 30, 2012

Third-person Action/Shooter Game

Batman Arkham City
Test Perbandingan GTX660Ti 23 batman normal Test Perbandingan GTX660Ti 24

Setting : 1920×1080; DirectX 11 Tessellation-High; Quality Preset-Extreme; No-AA

Game super hero yang satu ini, memang diakui merupakan satu-satunya game terbaik yang diadaptasi dari film layar lebarnya. Pada pengujian PhysX Off dan Normal, Gigabyte, MSI, dan ASUS menempel ketat dengan skor yang sama pada posisi teratas, tetapi pada kondisi pengujian menggunakan PhysX High ASUS mengungguli 2 fps dari peserta di bawahnya yaitu Gigabyte dan Palit (Digital Alliance) dengan skor 75 fps.

Lost Planet 2
Test Perbandingan GTX660Ti 25 LPDX9

Setting : 1920×1080; Motion Blur-On; Shadow Detail-High; Texture Detail-High; Rendering Level-High

Game dengan setting planet bersalju ini memang asik untuk dimainkan terutama pada mode multiplayer. ASUS (TOP) dan Gigabyte saling bersaing baik pada setting DirectX 11 maupun DirectX 9.0c, persaingan marginal di bawah 1fps terjadi pada ketiga peserta Palit (Digital Alliance), Galaxy, dan MSI.

Racing Game

DiRT 3
Test Perbandingan GTX660Ti 26

Setting : 1920×1080; DirectX 11; Quality Preset-Ultra; No-AA

Gigabyte kembali mendominasi dengan menduduki posisi teratas pada game racing yang satu ini, diikuti oleh MSI dan ASUS (TOP) dengan selisih kurang lebih 0.3fps.

Konsumsi Daya

Metode pengujian : Pengukuran konsumsi daya dilakukan dengan menggunakan alat “Wattmeter”. Pengukuran konsumsi daya pada kondisi full-load dilakukan dengan mencatat daya tertinggi yang di dapatkan saat menjalankan aplikasi Unigine Heaven 2.1 yang “looping” sebanyak tiga kali. Sedangkan untuk kondisi idle, kami mencatat konsumsi daya setelah kami biarkan sistem tidak melakukan aktivitas apapun selama 15 menit dengan kondisi layar menampilkan desktop Windows.

(*) Semakin rendah angka yang didapatkan semakin baik.

Test Perbandingan GTX660Ti 32
Test Perbandingan GTX660Ti 33

Dari performa yang tinggi, tentu ada harga yang harus dibayar. Berimbas dari penggunaan clock dan maksimum boost clock yang tinggi pada sebuah graphics card, maka total penggunaan daya yang dikonsumsi menjadi semakin tinggi pula. Sudah dapat ditebak Gigabyte merupakan peserta dengan konsumsi daya maksimum tertinggi, dengan kontradiksi ASUS (DCU II) sebagai peserta dengan penggunaan clock terendah (default/reference) memiliki konsumsi daya  paling hemat.

Temperatur

Metode pengujian : Pengukuran temperatur graphics card dilakukan dengan menggunakan aplikasi GPU-Z. Pengukuran temperatur pada kondisi full-load dilakukan dengan mencatat temperatur tertinggi yang didapatkan saat menjalankan aplikasi Unigine Heaven 2.1 yang “looping” sebanyak tiga kali. Sedangkan untuk kondisi idle, kami mencatat temperatur terendah setelah kami biarkan sistem tidak melakukan aktivitas apapun selama 15 menit dengan kondisi layar menampilkan desktop Windows. Pengukuran dilakukan di dalam casing tertutup dengan suhu ruangan 26-27 °C.

(*) Semakin rendah angka yang didapatkan semakin baik.

temperature table

Sama seperti konsumsi daya, temperatur maksimal yang dihasilkan sebuah graphics card juga berbanding lurus dengan penggunaan clock yang digunakan. Namun karena pada kasus perbandingan kali ini semua peserta menggunakan desain HSF/pendingin yang berbeda-beda, maka kualitas dari sebuah HSF/pendingin graphics card akan berperan sangat penting pada pengujian ini.

MSI dan Zotac menjadi peserta dengan temperatur paling rendah pada saat kondisi Full-load dengan temperatur 67 °C. Gigabyte menjadi “juru kunci” dalam perbandingan suhu ini dengan perbedaan suhu yang cukup jauh dibandingkan peserta yang lain, mungkin dengan sedikit melakukan tweak setting kipas, masalah ini dapat teratasi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Bodi Infinix XBOOK 14 Neo Form Factor Clamshell Material Aluminium…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Bodi Form Factor Clamshell, atau laptop klasik Material Polikarbonat Warna…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Bodi ASUS TUF Gaming 16 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

October 27, 2026 - 0

ASUS Luncurkan Mini PC ROG NUC 16 Bertema Phantom Blade Zero

ASUS luncurkan mini PC ROG NUC 16 bertema Phantom Blade…
October 27, 2026 - 0

Sony Patenkan Teknologi yang Ubah Audio Menjadi Petunjuk Visual

Sony patenkan teknologi yang mengubah suara game menjadi ikon visual,…
October 27, 2026 - 0

Street Fighter Kini Bisa Dimainkan di YouTube

Street Fighter II kini bisa dimainkan langsung di YouTube berkat…
October 27, 2026 - 0

Cherry Umumkan Lini Switch Mekanik Baru Untuk MX Illuma

CHERRY MX Illuma Red, Brown, dan Emerald Reef hadir dengan…