Review Kingston HyperX Genesis 8GB DDR3-2400C11 Quad-Channel Kit: RAM Low-Profile yang Bertenaga

Reading time:
December 26, 2012

Stability

Memori yang cepat tapi tidak stabil tentunya bukan hal yang Anda inginkan. Kami juga berpikir hal yang sama, sehingga kami menyertakan pengujian stabilitas memori dengan menjalankan aplikasi LinX 0.6.4. Program ini bertujuan untuk menguji stabilitas PC dengan cara ‘menyiksa’ CPU dan sistem memori kita dengan perhitungan floating-point yang rumit. Kami menjalankan tes ini dengan selama kurang lebih 3 – 5 loop, dan men-setting RAM Usage ke maksimal, supaya semua area dari RAM yang tersisa bisa diuji.

Note : Definisi ‘stabil’ disini adalah berbasiskan pengujian internal kami, dimana jika ada suatu RAM kit melewati 3-5 loop tes LinX ini, maka RAM tersebut cukup stabil untuk dipakai sehari-hari. Setiap user memiliki definisi kestabilan yang berbeda-beda, ada yang menggunakan SuperPi 32M, ada yang ‘memaksa’ sistemnya menjalankan Linx selama 4-6 jam, ada yang menggunakan MemTest86+, dan lain sebagainya.

Kingston HyperX Genesis DDR3-2400 dapat menyelesaikan uji stabilitas ini dengan baik :

Stability
*klik untuk memperbesar*

Sebagai catatan tambahan, pastikan Anda sudah meningkatkan voltase VccIO (CPU IO Voltage) dan VccSA (CPU SA Voltage) ke sekitar 1.2V atau 1.25V (baik VccIO maupun VccSA) saat menjalankan modul RAM ini di kecepatan DDR3-2400 untuk menjaga kestabilan.

Overclocking

Disclaimer:  Overclocking adalah hal yang kadang tidak disupport sepenuhnya oleh para produsen hardware, dan ada kemungkinan dapat memberikan efek negatif bagi hardware Anda (ketidakstabilan, bahkan kerusakan permanen hardware) jika dilakukan dengan tidak benar. Do it at your own risk!

Karena kecepatan DDR3-2400 sudah termasuk tinggi dan sudah berpotensi ‘menyiksa’ memory controller pada CPU Sandy Bridge-E, kami mencoba untuk mencari Clock tertinggi yang bisa kami dapatkan dengan semua voltase masih dalam keadaan default (sesuai XMP – Vdimm dijaga di 1.65V).

Dalam pengujian kami, memory ini kerapkali mengalami gagal booting ketika dipaksa berjalan di kecepatan diatas DDR3-2600, meski sudah menggunakan timing longgar (11-14-14). Hasil termaksimal yang bisa kami dapatkan dengan cukup stabil adalah DDR32460Mhz , ini didapat dari menaikkan BCLK sistem ke 102.5 Mhz, dan menggunakan Memory Multiplier DDR3-2400. Timing 11-13-11 yang diberikan sebagai profil XMP di RAM ini memang nampaknya sudah sangat optimal untuk bekerja di range DDR3-2400-an, karena kerapkali usaha kami untuk mengetatkan timing menjadi 10-12-11 berakhir dengan ketidakstabilan, BSOD, ataupun gagal booting dengan error code 55 (yang menandakan modul memori tidak sanggup berjalan di setting yang kami berikan)

Berikut ini hasil overclocking teroptimal yang kami dapatkan dari Kingston HyperX DDR3-2400C11 pada tegangan XMP(1.65V):  DDR3-2460Mhz , 11-13-11-30 2T

OCTest AIDA
OCTest pi32M
*klik untuk memperbesar*
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…
March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…