Ikuti Samsung, LG Akan Produksi Prosesor Berbasis ARM

Reading time:
December 4, 2012
LG2

Diketahui perusahaan LG sudah mulai terjun ke pasar mobile gadget smartphone dan juga tablet sejak beberapa tahun lalu, walaupun tidak cukup sukses dalam kelas tablet, tetapi smartphone milik LG ini cukup diakui memiliki daya tarik tersendiri, seperti Optimus 2x-nya yang menjadi smartphone dengan chip prosesor dual core pertama di dunia pada awal tahun 2011 lalu, namun LG nampaknya tidak cukup piawai dalam membuat OS terbaru untuk smartphone-nya ini dan akhirnya berujung pada kekecewaan banyak user-nya karena penundaan yang terlalu lama. Dengan ditunjuknya LG oleh Google sebagai basis Nexus phone generasi terbarunya, semoga saja permasalahan software OS tidak lagi menghantui LG.

LG1

Berbeda dengan Samsung yang sudah mulai mandiri dalam membuat chip prosesor (Exynos) untuk berbagai gadget-nya, LG masih menggunakan chip prosesor 3rd party (NVIDIA/Qualcomm) untuk berbagai produknya, namun dikabarkan pada tahun depan LG sudah mulai mempersiapkan produksi chip prosesor berbasis ARM. The Korea Times menyebutkan bahwa LG akan mulai memamerkan chip prosesor pertamanya yang berbasis ARM tersebut pada acara CES 2013, tetapi prosesor LG dengan kode nama H13 ini baru akan ditujukan untuk jajaran Smart TV milik LG, dan belum akan bersaing dengan Exynoss milik Samsung untuk jajaran gadget ataupun smartphone.

Tentu saja tidak menutup kemungkinan jika suatu saat LG memutuskan untuk melakukan pengembangan prosesor berbasis ARM-nya tersebut untuk pasar smartphone ataupun gadget lainnya, namun untuk tahun 2013 LG nampaknya lebih percaya diri dalam pasar Smart TV. Prosesor ARM dengan kode nama H13 ini memiliki arti Home Entertainment 2013, diproduksi TSMC dengan fabrikasi 28nm dan menggunakan basis arsitektur ARM Cortex A15. Walaupun penulis cukup antusias dengan rencana LG dalam memproduksi hardware-nya secara mandiri, namun alangkah baiknya jika LG juga membenahi divisi software developement-nya juga agar tidak terulang kembali kesalahan yang sama, karena sebuah hardware yang canggih tidak ada artinya tanpa adanya software yang memadai.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…

Gaming

September 1, 2026 - 0

Kebocoran 12TB Data Steam Bongkar Semua Game yang Batal Dirilis

Kebocoran 12TB data dari Steam mengungkap semua build lawas, proyek…
September 1, 2026 - 0

NVIDIA RTX 3080 Bisa Jalankan DLSS 5 Dengan Frame Rate Tak Layak

Fitur DLSS 5 hasil bocoran berhasil dijalankan di NVIDIA RTX…
September 1, 2026 - 0

Project Helix Ternyata Bukan Satu Console Xbox Saja

Project Helix dikonfirmasi sebagai keluarga perangkat Xbox generasi berikutnya yang…
September 1, 2026 - 0

Gamescom Congress 2026 Cetak Rekor Pengunjung Baru

Gamescom Congress 2026 mencetak rekor pengunjung dan menjadi ajang bersejarah…