STMicro Bercerai dengan Ericsson!

Reading time:
December 11, 2012
ST Ericsson

Anda mungkin jarang mendengar chipset buatan ST-Ericsson? ST-Ericsson kerap dipakai dalam smartphone Android buatan Sony Mobile setelah resmi berpisah dengan Ericsson. Kali ini pun, Ericsson harus berpisah lagi setelah menjalin kerjasama dengan STMicroelectronics atau ST Micro. Pasalnya, kerjasama ini malah membuahkan kerugian.

“Hari ini kami mengumumkan ST yang baru, yang sejalan dengan lingkungan pasar yang baru,” kata Carlo Bozotti, CEO ST. “Berdasarkan hal tersebut, kami telah mengambil keputusan untuk keluar dari ST-Ericsson setelah periode transisi. Kami akan terus mendukung ST-Ericsson sebagai partner pemasok barang, partner proses teknologi terdepan, dan penyedia aplikasi prosesor IP mereka”.

“Strategi baru kami dipusatkan pada kepemimpinan di rasa dan daya dan produk otomotif, dan juga pada solusi proses embeded”, lanjut Bozotti. “Fokus spesifik kami ada pada lima bidang produk: MEMS dan sensornya, smart power, produk otomotif, mikrokontroler, aplikasi prosesor termasuk konsumen digital. Keluarga produk ini diharapkan untuk mengalami tingkat pertumbuhan yang solid didorong oleh tren sekuler dan sangat cocok dengan posisi kepemimpinan pasar kami dan keunggulan daya saing. Produk inovatif kami pada bidang ini digabungkan dengan teknologi dan manufaktur kelas dunia kami, dan membawa kami ke lebih banyak peluang bahkan secara signifikan untuk tumbuh dan meraih pangsa pasar.” “ST yang baru akan lebih fokus, lebih ramping, dan lebih baik diposisikan untuk memberikan nilai kepada pelanggan dan pemegang saham kami, menargetkan untuk cepat mencapai margin operasi 10 persen.”

Pindahnya STMicro dari persaingan SoC smartphone bisa jadi karena kalahnya mereka dalam persaingan dengan Qualcomm dan NVIDIA. ST-Ericsson sendiri sudah mendapatkan kerugian semenjak tahun 2009 silam. Dengan begitu, persaingan chipset pada pasar smartphone dan tablet akan menjadi lebih sepi dengan berkurangnya salah satu pemain.

Sumber: Reuters, STMicro

 

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…