YouTube Ubah Syarat Minimal Monetisasi, Naik Dua Kali Lipat!
Menjadi kreator konten di YouTube tampaknya bakal semakin sulit. Platform berbagi video milik Google itu resmi mengumumkan perubahan syarat untuk bergabung ke YouTube Partner Program (YPP), dengan sejumlah persyaratan yang kini meningkat hingga dua kali lipat.
Bagi kreator baru yang ingin memonetisasi channel-nya, target yang harus dicapai kini jauh lebih tinggi. Untuk konten video panjang, syarat jam tayang naik dari 4.000 jam menjadi 8.000 jam. Sementara bagi kreator Shorts, batas minimalnya meningkat dari 10 juta menjadi 20 juta penayangan dalam periode 20 hari.
YouTube juga memperketat aturan bagi kreator Shorts yang ingin tetap memperoleh pendapatan dari iklan. Kalian kini harus mempertahankan sedikitnya 10 juta penayangan Shorts dalam 90 hari terakhir untuk tetap dapat bagi hasil. Jika jumlah tayangan turun di bawah angka tersebut, monetisasi dari Shorts akan dihentikan sementara.
Meski begitu, penghentian tersebut hanya berlaku untuk pendapatan dari Shorts saja. Kreator masih bisa memperoleh penghasilan dari video berdurasi panjang apabila memenuhi persyaratan yang berlaku. Nantinya, monetisasi Shorts akan kembali aktif secara otomatis setelah jumlah penayangan kembali melampaui batas minimum.
Menariknya, YouTube juga menyiapkan berbagai insentif bagi kreator yang kesulitan mencapai target tersebut. Dukungan itu mencakup peluang bonus melalui kerja sama dengan brand hingga fitur YouTube Shopping yang diharapkan bisa membantu meningkatkan pendapatan kreator tanpa perlu bergantung pada bagi hasil iklan.
Baca Juga: Spotify Bakal Tandai Artis Bikinan AI dengan Label AI Persona • Jagat Review
Meski syarat monetisasi kini lebih berat, YouTube tetap optimistis ekosistem kreatornya akan terus berkembang. Bahkan, perusahaan mengklaim total pembayaran kepada kreator pada tahun depan diperkirakan akan lebih besar dibandingkan sebelumnya. Gimana menurut kalian soal perubahan syarat monetisasi YouTube ini?














