Apple Patenkan ‘Teknologi Sepatu’

Author
Cerira
Reading time:
January 28, 2013

Kembali Apple mengajukan hak paten. Namun kali ini bukan pada fitur atau produk baru, melainkan pada market yang berkaitan dengan bisnis sepatu. Apple akan mematenkan ‘shoe tech’ dimana para ilmuwan Apple menyimpulkan bahwa kini orang-orang  membutuhkan sebuah sepatu yang bisa memberitahukan penggunanya kapan saatnya ganti sepatu karena sudah mulai aus atau rusak.

apple smart shoe

Tanpa perlu teknologi apa pun, sebenarnya semua orang sudah bisa mengetahui kapan mereka harus mengganti sepatu dan membeli yang baru saat sepatunya mulai rusak dan tidak bisa dipakai lagi. Namun karena Apple yang dikenal sebagai vendor yang lekat dengan teknologi baru dan terutama belum dipatenkan siapa saja, Apple pun kembali mengajukan hak paten untuk teknologi yang kini berkaitan dengan kaki. Paten yang diajukan tersebut sebenarnya merupakan detektor yang dibenamkan dalam sebuah sepatu dimana di dalamnya memiliki sebuah prosesor yang bisa mengumpulkan data dari detektor tersebut, sebuah algoritma untuk digunakan pada sebuah data dan beberapa sistem alarm untuk memberitahukan kepada pemilik sepatu saat sepatu tersebut tidak bisa lagi memberikan dukungan yang diperlukan, alias sepatu sudah mulai tidak nyaman.

Cara kerjanya cukup sederhana. Jika sebuah sepatu misalnya dibuat untuk memiliki daya tahan dan kenyamanan hingga 500 jam, maka teknologi yang dibenamkan dalam sepatu akan bisa mendeteksi kapan dia benar-benar harus memperingatkan. Setelah 500 jam penggunaan, maka teknologi tersebut akan memberikan sinyal ke alarm untuk kemudian memberitahukan kepada penggunanya bahwa sepatu tersebut sudah tidak nyaman dan sebaiknya si pengguna segera membeli sepatu baru. Teknologi tersebut nampaknya juga didasarkan pada sensor tekanan, akselerometer, dan sebagainya. Apple sendiri tidak perlu mendefinisikan bagaimana Anda memutuskan kapan sepatu sudah harus diganti, karena itu hanyalah sebuah pionir dalam sebuah sistem yang bisa memberikan informasi kepada pengguna. Intinya, ini adalah sebuah sepatu yang akan bisa meneriaki Anda untuk membeli sepatu baru. Dalam paten tersebut juga disebut-sebut tentang lampu LED atau display visual.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…