Pemindaian Otak Dapat Memprediksi Tingkat Perilaku Kriminal Seseorang

Reading time:
March 28, 2013

Ketika masa hukuman seorang pelaku kriminal telah berakhir, belum tentu sang pelaku akan menjalani kehidupan yang bebas dari tindakan kriminal. Terdapat kemungkinan bahwa si tahanan pada akhirnya akan melakukan tindak kriminal ketika sudah bebas dan yang membuatnya kembali menjalani masa hukumannya. Apa yang dapat dilakukan untuk mengetahui perilaku kriminal seseorang itu? Terdengar mustahil, tetapi teknologi untuk memprediksi apakah si tahanan ini akan kembali melakukan kejahatan atau tidak telah dikembangkan.

214440555 271b1f08d8

Seorang ahli syaraf bernama Kent Kiehl dari New Mexico menemukan salah satu caranya, yaitu dengan melakukan pemindaian otak (brain scanning). Kiehl melakukan uji coba teorinya terhadap 96 tahanan pria yang akan dibebaskan dengan menggunakan Functional Magnetic Resonance Imaging (FMRI) untuk memindai otak mereka. Pemindaian ini terfokus di aktivitas pada bagian anterior cingulate cortex (ACC), area kecil pada otak bagian depan yang berhubungan dengan kontrol motorik dan fungsi eksekutif.

Dari uji coba tersebut, Kiehl menemukan bahwa beberapa tahanan pria yang memiliki tingkat aktivitas ACC yang lebih rendah memiliki kemungkinan untuk ditahan kembali ketika dibebaskan. Ditambahkan juga, para tahanan dengan tingkat aktivitas ACC rendah ini memiliki kemungkinan ditangkap atas tuduhan berbagai jenis tidak kriminal lebih cepat 2.6 kali lipat, dan 4.3 kali lipat lebih cepat ditangkap kembali atas tuduhan tindak kriminal non-kekerasan.

Selain Kiehl, beberapa peneliti lainnya juga tertarik untuk mengembangkan alat pemindai otak untuk memprediksi tingkah laku kejahatan para tahanan yang akan bebas tersebut. Salah satunya adalah Tor Wager, seorang ahli dari Universitas Colorado yang mengatakan bahwa pemindaian otak ini bisa menjadi salah satu cara yang baik dalam memprediksi tingkah laku kejahatan seseorang. Namun Kiehl sendiri menyatakan bahwa cara prediksi ini masih membutuhkan pengembangan lebih banyak untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan konsisten.

Untuk saat ini, cara memprediksi dengan menggunakan alat bantu pemindai otak tidak akan segera dilakukan karena metode ini belum siap untuk diterima oleh masyarakat luas. Tidak hanya butuh legalitas, tetapi metode ini juga membutuhkan penyesuaian untuk dapat diterima oleh semua orang. Walau begitu, Wager juga menambahkan bahwa metode ini cukup efektif untuk memberikan solusi tepat pada pelaku kriminal seperti rehabilitasi perilaku, tidak hanya sekedar memberikan hukuman atau kebebasan tanpa syarat.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…

Gaming

March 2, 2026 - 0

Bloodborne Remake Sempat Diusulkan Bluepoint Games Sebelum Studio Ditutup

Ternyata Bluepoint Games sempat usulkan untuk buat Bloodborne Remake sebelum…
March 2, 2026 - 0

Resident Evil Requiem Raih User Score Tertinggi di Metacritic

Resident Evil Requiem berhasil meraih user score tertinggi di platform…
March 2, 2026 - 0

Rumor: Starfield Diklaim Akan Rilis di PS5 Pada Awal April 2026

Kabar mengenai rilisnya Starfield di PS5 kembali merebak, dengan klaim…
March 2, 2026 - 0

Nintendo Direct Indie World Showcase Kembali Hadir di Maret ini

Nintendo Direct akhirnya kembali tampilkan jajaran game indie yang akan…