Oracle Perkenalkan Database Versi Terbaru 12c

Reading time:
July 24, 2013

Oracle, perusahaan yang namanya sangat dikenal di dunia teknologi informasi sebagia penyedia solusi aplikasi bisnis, terutama untuk database, hari ini memperkenalkan versi tebaru dari aplikasi database mereka, yaitu versi 12c, di Indonesia. Tim Jagat Review mendapat undangan khusus untuk mendapatkan penjelasan langsung dari Senior Director & GM, Core Technology, untuk Oracle Singapura, Indonesia, dah Thailand, Amit Suxena, terkait kelebihan-kelebihan yang dibawa oleh versi baru tersebut.

DSC_0382_R
Amit Suxena (tengah) memberikan penjelasan terkait Oracle Database 12c.

Oracle Database 12c merupakan versi baru database Oracle yang didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan khusus terkait penggunaan di cloud. Perusahaan tersebut secara spesifik menyertakan 500 fitur tambahan di versi baru ini yang sebagian besar ditujukan untuk mengakomodasi fungsi-fungsi cloud.

Salah satu fitur utama yang diperkenalkan di versi 12c ini adalah Secure Multitenant DB, yaitu sebuah container database yang dapat digunakan untuk menampung database-database yang digunakan di sistem cloud. Penggunaan Secure Multitenant DB akan mempermudah manajemen database, karena semua database yang digunakan bisa diatur secara bersamaan dan juga mendukung sistem plug-unplug yang memungkinkan pemasangan database secara cepat. Walaupun diatur secara bersamaan, semua database yang ada di dalam container database akan diperlakukan sebagai database terpisah, sehingga keamanannya tetap terjamin.

Terdapat juga fitur security baru, Redaction, yang memungkinkan penyembunyian bagian-bagian data yang ada di dalam database sesuai dengan hal akses dari user yang mengakses database tersebut. Selain itu, terdapat juga fitur analisis untuk Big Data yang memungkinkan pengguna mengelola data-data yang berhasil dikumpulkan ke bentuk terstruktur yang kompatibel dengan database yang ada.

Fitur-fitur baru serta dukungan untuk cloud tersebut tentu saja menjadi nilai lebih tersendiri bari Oracle Database 12c yang memungkinkan pelaku bisnis yang menggunakan aplikasi tersebut memiliki senjata mumpuni untuk memajukan bisnisnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…