Snapdragon 800 Workshop: Wawancara dengan Senior Director Qualcomm

Reading time:
July 1, 2013
Qualcomm Workshop

Pada awal acara, seorang wanita menjelaskan garis-garis besar mengenai apa yang akan dibahas pada Snapdragon 800 workshop. Beliau adalah Michelle Layden-Li, Senior Director dari Qualcomm Inc. Dan setelah acara workshop ditunda beberapa saat, kami berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan Michelle. Berikut adalah hasil wawancara kami dengan beliau:

Jagatreview (JR): Snapdragon saat ini memang memiliki graphics terkencang untuk perangkat mobile. Terus terang, Adreno 320 memiliki tingkat kinerja yang sangat tinggi. Akan tetapi, kami mendengar kabar bahwa kalian memiliki kesulitan dalam mengadopsi DirectX 11 yang katanya akan hadir pada Windows RT. Bagaimana kalian mengatasi hal ini?

Michelle Layden-Li (MLL): Semua instruksi untuk grafis telah ada pada Adreno 330 yang kami hadirkan pada Snapdragon 800 di workshop ini. Oleh karenanya, semua insturksi grafis untuk DirectX telah kami dukung pada grafis kami yang baru ini. Selain DirectX, kami juga telah mendukung standar lainnya seperti OpenCL.

Michelle Layden-Li

JR: Sebelumnya, kami mendapatkan beberapa sampel smartphone dengan SoC Snapdragon 600. Panas yang dihasilkan sayangnya, membuat kinerjanya menurun (throttling). Hal ini terbukti dari setiap benchmark yang kami lakukan. Panas yang dihasilkan sampai 49 derajat pada salah satu smartphone sampel kami. Bagaimana dengan Snapdragon 800?

MLL: Perlu diketahui bahwa Snapdragon 600 dan Snapdragon 800 merupakan chipset yang sama sekali berbeda. Snapdragon 800 pun juga dapat berjalan dengan daya yang lebih rendah, kinerja yang tinggi, serta panas yang dihasilkan lebih rendah dari chipset yang sebelumnya. Jadi, Snapdragon 800 benar-benar berbeda dengan chipset terdahulu.

JR: Para pesaing Anda saat Computex 2013 lalu telah mendemokan bahwa mereka juga memiliki kinerja yang tinggi dengan pemakaian daya yang lebih rendah dari Snapdragon. Bagaimana Anda berkomentar untuk yang satu ini?

MLL: Kami tidak bisa berkomentar pada produk pesaing kami. Jika mereka berkata bahwa mereka memiliki daya yang lebih rendah, Anda harus cek apakah mereka menggunakan chip LTE terintegrasi, memiliki core video dan kamera tersendiri? CPU mampu mengerjakan semua itu, akan tetapi akan membuat CPU tersebut panas. Semakin panas yang dihasilkan akan berujung pada pemakaian daya yang lebih tinggi.

JR: Apakah kalian berencana untuk membuat sebuah model notebook yang menggunakan Snapdragon 800?

MLL: Tentu. Snapdragon 800 adalah produk premium kami yang akan didistribusikan untuk berbagai perangkat. Anda akan melihatnya pada smartphone, tablet, dan juga notebook. Snapdragon 800 memiliki kinerja yang tinggi sehingga dapat menggerakkan sebuah notebook. Anda tinggal tunggu saja.

JR: Kira-kira selain HTC, LG, dan Sony, ada bocoran tidak mengenai perangkat yang menggunakan S800 ini?

MLL: Hahaha… saya tidak bisa berkomentar untuk yang satu ini. Tapi Samsung Galaxy S4 akan mengeluarkan update-nya untuk versi Snapdragon 600-nya menjadi Snapdragon 800.

JR: Lalu bagaimana setelah Snapdragon 800?

MLL: Hahaha… Saya tidak bisa berkomentar mengenai yang satu ini.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 22, 2026 - 0

Star Wars Battlefront 3 Dikabarkan Digarap DICE & Respawn, Bungie Tersingkir?

Star Wars Battlefront 3 disebut akan dikembangkan oleh DICE dan…
October 21, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Hadirkan Hard Mode Sejak Awal

Tim pengembang Final Fantasy VII Revelation pastikan Hard Mode bisa…
October 21, 2026 - 0

Revisi Nintendo Switch 2 di Eropa Tetap Bawa Layar yang Sama

Revisi Nintendo Switch 2 di Eropa bawa kemudahan penggantian baterai,…
October 21, 2026 - 0

Attack Shark R5 Turbo Hadirkan Mouse Esports Dengan Bodi Carbon Fiber

Attack Shark meluncurkan mouse gaming kompetitif R5 Turbo, hadir dengan…