Samsung Menjawab Tuduhan Curangi Aplikasi Benchmark

Reading time:
August 1, 2013
samsung-galaxy-s4-polycarbonate-body-macro

Beberapa hari yang lalu, sempat muncul sebuah artikel pada website review AnandTech mengenai kemungkinan adanya kecurangan yang dilakukan oleh Samsung. Samsung menggunakan sebuah metode untuk membuat CPU dan GPU clock untuk dapat berlari pada kecepatan penuh saat menggunakan aplikasi benchmark seperti Antutu, Quadrant, LinPack, dan lain sebagainya. Sayangnya, saat bermain game, prosesor dan GPU yang ada pada Samsung Galaxy S4 tidak pernah mencapai clock tertinggi (1,6 GHz pada CPU dan 532 pada GPU).

Screen Shot 2013-07-31 at 6.26.43 AM

Terlihat jelas pada kode yang terbuka dengan menggunakan TwDVFSApp.apk pada file resources.arc, Samsung dengan gamblang menuliskan untuk memperbolehkan booster untuk meningkatkan performa hardware pada aplikasi tertentu. Dan aplikasi yang akan mengaktifkan booster tersebut secara gamblang pula telah terkode pada sistem operasi yang ada pada Samsung Galaxy S4.

Screen Shot 2013-07-17 at 6.57.13 PM_575px

 

Samsung pun setelah itu menjawab melalui blog resminya, Samsung Tomorrow. Pada blog tersebut, Samsung mengatakan:

Under ordinary conditions, the GALAXY S4 has been designed to allow a maximum GPU frequency of 533MHz. However, the maximum GPU frequency is lowered to 480MHz for certain gaming apps that may cause an overload, when they are used for a prolonged period of time in full-screen mode. Meanwhile, a maximum GPU frequency of 533MHz is applicable for running apps that are usually used in full-screen mode, such as the S Browser, Gallery, Camera, Video Player, and certain benchmarking apps, which also demand substantial performance.

The maximum GPU frequencies for the GALAXY S4 have been varied to provide optimal user experience for our customers, and were not intended to improve certain benchmark results.

Samsung Electronics remains committed to providing our customers with the best possible user experience.

Pernyataan tersebut dapat diartikan sebagai berikut:

“Dalam kondisi biasa, GALAXY S4 telah dirancang untuk memungkinkan frekuensi  maksimum GPU 533MHz. Namun, frekuensi maksimum GPU  diturunkan menjadi 480MHz untuk aplikasi game tertentu yang dapat menyebabkan overload, ketika digunakan untuk jangka waktu lama dalam mode full screen. Sementara itu, frekuensi maksimum GPU 533MHz berlaku untuk menjalankan aplikasi yang biasanya digunakan dalam mode full screen, seperti S Browser, Gallery, Kamera, Video Player, dan aplikasi benchmarking tertentu, yang juga menuntut kinerja tinggi.

Frekuensi maksimum GPU untuk GALAXY S4 bervariasi untuk memberikan pengalaman pengguna yang optimal bagi pelanggan kami, dan tidak dimaksudkan untuk meningkatkan nilai benchmark tertentu.

Samsung Electronics tetap berkomitmen untuk menyediakan pelanggan kami dengan pengalaman pengguna yang terbaik mungkin.”

Alasan seperti ini memang dapat diterima, akan tetapi saat meningkatkan nilai benchmark tertentu memang terkesan sedikit menipu. Semoga saja, Samsung menghilangkan atau malah melakukan tweaking lebih lanjut dengan memasukkan jajaran game 3D untuk permasalahan booster ini. Toh, clock yang ada memang merupakan spesifikasi sebenarnya dari SoC yang digunakan oleh Samsung pada Galaxy S4 nya.

Sumber: Anandtech, Samsung Tomorrow

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…
October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…

Gaming

October 27, 2026 - 0

Street Fighter Kini Bisa Dimainkan di YouTube

Street Fighter II kini bisa dimainkan langsung di YouTube berkat…
October 27, 2026 - 0

Cherry Umumkan Lini Switch Mekanik Baru Untuk MX Illuma

CHERRY MX Illuma Red, Brown, dan Emerald Reef hadir dengan…
October 27, 2026 - 0

Nintendo Siapkan Restock Untuk Switch 2 Versi Zelda 40th Anniversary

Nintendo siapkan restock untuk Switch 2 versi Zelda 40th Anniversary…
October 26, 2026 - 0

Hitscan Luncurkan Mouse Gaming Hyperlight X dengan Switch Mekanik SPDT

Hitscan Hyperlight X tawarkan mouse gaming ringan dan switch SPDT…