Twitter Alerts Membantu di saat Darurat

Twitter memperkenalkan sistem baru untuk notifikasi keadaan darurat ataupun informasi penting baru untuk kejadian yang sedang terjadi. Saat terjadi krisis dan keadaan darurat, akun yang telah terdaftar ke dalam sistem yang dinamakan Twitter Alerts ini dapat memposting tweet yang memiliki prioritas tinggi dan akan serta-merta terlihat jelas.
Twitter hanya akan memberikan akses ke sejumlah agensi untuk ikut berpartisipasi dalam program ini. Langkah ini diambil untuk mencegah platform ini digunakan sebagai ajang promosi. Peserta program ini diwajibkan untuk meningkatkan keamanan akun mereka untuk mencegah terjadinya masalah saat sistem berjalan.
Akses program ini diprioritaskan untuk aparat penegak hukum, agensi yang berhubungan dengan manajemen masalah darurat, agensi pemerintahan serta sejumlah LSM non pemerintah. Saat ini baru organisasi-organisasi dari AS, Jepang, dan Korea yang sudah terdaftar dalam program Twitter Alerts ini. Namun, Twitter berkata bahwa mereka akan memperluas layanan ini untuk menggapai institusi publik dan LSM lainnya di seluruh dunia.
Twitter mengklaim bahwa sistem ini dibuat sebagai sistem informasi untuk krisis seperti bencana alam, darurat nuklir, serangan teroris, ataupun serangan kimia. Pesan-pesan dari sistem ini bisa digunakan sebagai tanda peringatan awal, pusat informasi, maupun platform untuk menginformasikan cara evakuasi.
via Twitter














