AS Paling Banyak Minta Data Pengguna ke Yahoo

Author
Ozal
Reading time:
September 8, 2013
New message

Pemerintah Amerika Serikat memang selalu ingin serba tahu mengenai informasi rahasia yang ada di dunia maya, salah satunya email. Salah satu rakasa internet, Yahoo mengatakan, pihaknya telah menerima 12.444 permintaan data pengguna dari pemerintah AS selama semester pertama ini.

Laporan yang dirilis Yahoo menyebutkan, sebanyak 7.000 permintaan AS dari 1 Januari hingga 30 Juni, hanya merupakan data non-konten, seperti informasi dasar pelanggan, termasuk alamat email, alamat IP, nama, dan lokasi pengguna. Namun, lebih dari 4.500 permintaan merupakaan konten privasi yang sebenarnya, yakni percakapan pengguna mealalui email dan chat messenger, daftar alamat email di address book pengguna, serta file foto di Flicker.

Ada sebanyak 17 negara dengan total keseluruhan sebanyak 30 ribu permintaan data pengguna Yahoo. Selain AS, ada dua negara tertinggi namun dengan jarak cukup jauh dibanding pemerintahan Obama itu, yakni Jerman dan Perancis yang masing-masing sebanyak 4.295 dan 1.855 permintaan data. Dalam hal ini, pemerintah Indonesia tidak masuk ke dalam daftar laporan Yahoo tersebut.

Yahoo sendiri mengklaim, saat ini memiliki 700 juta pengguna aktif yang tersebar di 60 negara. Pihaknya juga mengatakan, secara teratur akan menolak permintaan data yang dirasanya tidak tepat, termasuk permintaan yang melanggar hukum. “Kami menyertakan permintaan keamanan dalam lingkup statistik agregat kami,” kata penasihat umum Yahoo Ron Bell dalam sebuah postingan di blognya.

Laporan itu dirilis di tengah serangkaian kebocoran informasi rahasia yang diungkapkan seorang mantan anggota National Security Agency (NSA) AS, Edward Snowden. Ia mengungkapkan kemampuan pemerintah AS dalam mengumpulkan data dan komunikasi digital masyarakat. Salah satu informasi Snowden yang paling krusial, yakni program Prism yang memungkinkan NSA dapat mengumpulkan data dari Google, Apple, Microsoft, Yahoo, dan perusahaan teknologi lainnya. Dua media besar yang pertama kali mempublikasikan informasi sakral Snowden ini, yakni The Guardian dan The New York Times.

Hal ini semakin membuat sebagian pengguna internet tidak lagi percaya dengan pemerintah AS dan perusahaan internet yang berbasis di negeri Paman Sam itu. Maka dari itu, Yahoo bersama yang lainnya seperti Twitter dan Facebook mencoba mengambil simpati masyarakat dengan merilis laporan tersebut. Hasilnya dari beberapa perusahaan internet yang merilis laporan serupa, pemerintah AS memang paling sering “Kepo” (Knowing every Particular Object).

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…
October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…

Gaming

October 24, 2026 - 0

Mchose R9 Tawarkan Headphone Gaming Ringan Dengan AI Noise Cancelling Mic

MCHOSE R9 hadirkan headset wireless gaming yang begitu ringan, dengan…
October 24, 2026 - 0

Layanan Xbox Cloud Gaming Mulai Dijual Terpisah via Prepaid

Microsoft mulai menguji Cloud Playtime di layanan Xbox Cloud Gaming,…
October 23, 2026 - 0

Razer Kraken Kitty V3 Hadirkan RGB Reaktif untuk Game Streamer

Razer luncurkan headphone gaming Kraken Kitty V3 dengan desain telinga…
October 23, 2026 - 0

Xbox Labs Bangkitkan Dashboard Xbox 360 Blades di PC Browser

Xbox Labs menghidupkan kembali dashboard Xbox 360 Blades di browser…