Dell Kapok Rambah Pasar Ponsel

Kabar mengejutkan datang dari produsen PC nomor tiga di dunia yang pernah mencoba peruntungan di pasar ponsel, Dell. Pihaknya memutuskan untuk tidak lagi memasuki pasar ponsel di masa depan nanti, mengingat peruntungan mereka di bisnis tersebut tak kunjung membaik dan cenderung merugi.
Bahkan keputusan ini dilontarkan langsung oleh pendirinya sendiri, Michael Dell saat wawancara dengan media CNBC. Ia menegaskan, tidak akan lagi menciptakan dan juga memasuki pasar ponsel. Padahal, dua smartphone Android mereka, Dell Strike dan Dell Venue Thunder sempat mendapat sambutan hangat. Walau pada akhirnya, berujung kegagalan penjualan.
Sebagai gantinya, Dell memiliki rencana lain untuk mendapatkan keuntungan dari tren pasar handset tanpa mesti mengambil risiko menciptakan perangkat sendiri. Dalam hal ini, Dell akan berfokus pada pengembangan sistem cloud computing untuk tablet dan PC yang dibesut vendor lain. Hal itu memungkinkan mereka untuk menyediakan server, infrastruktur, dan kemampuan penyimpanan bagi perusahaan yang bermitra dengannya.
“Bisnis utama kami adalah membantu pelanggan kami mengamankan, melindungi data mereka, dan mengaksesnya dari perangkat apapun yang mereka mau,” imbuhnya.

Dia memperkirakan, industri cloud computing saat ini bisa mencapai US$ 3 tiliun. Dari angka itu, Dell sendiri memiliki pangsa pasar sekitar dua persen atau sekitar US$ 60 miliar. Bahkan menurutnya juga, di masa depan nilai bisnis cloud computing global bisa meningkat dua kali lipat menjadi US$ 6 miliar. Sebab, akan semakin banyak industri kelas menengah di pasar negara berkembang yang mulai tertarik gunakan layanan cloud.
Dengan begitu, perusahaan yang baru saja beralih menjadi perusahaan tertutup alias go-private ini memiliki lima fokus strategi bisnis, yakni meningkatkan solusi enterprise, meningkatkan kapasitas penjualan perangkat (termasuk PC), melipatgandakan pertumbuhan di pasar negara berkembang, cloud computing klien di tablet dan PC, dan meningkatkan kepuasan konsumen melalui investasi. “Ini benar-benar akan mengubah fokus kita dari fokus kuartalan menjadi jangka panjang,” jelas Dell.
















