NVIDIA Pamer Teknologi RTX Mega Geometry, Siap Dipakai di The Witcher 4

Author
Mahfud
Reading time:
March 15, 2026

NVIDIA memperkenalkan teknologi grafis baru bernama RTX Mega Geometry dalam ajang Game Developers Conference (GDC) 2026. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan detail objek dalam game yang menggunakan ray tracing. Dengan cara ini, dunia game bisa menampilkan lingkungan yang jauh lebih kompleks tanpa membebani performa secara berlebihan.

nvidia RTX Mega Geometry

RTX Mega Geometry pertama kali diperkenalkan bersamaan dengan GPU generasi baru GeForce RTX 50 series berbasis arsitektur Blackwell. Teknologi tersebut memanfaatkan sistem nested triangle clusters untuk mengatur struktur objek secara lebih efisien. Hasilnya, penggunaan memori video dapat ditekan sekaligus mempercepat proses ray tracing.

Dalam demonstrasinya, NVIDIA menunjukkan penerapan teknologi ini di game The Witcher 4. Pada demo tersebut, sebuah hutan ditampilkan dengan ribuan pohon dan jutaan objek yang memiliki animasi berbeda. Teknologi ini memungkinkan detail lingkungan yang sangat kompleks tetap berjalan dengan performa yang stabil.

Selain itu, NVIDIA juga memperlihatkan peningkatan performa pada game Alan Wake 2. Dengan RTX Mega Geometry, teknologi path tracing di game tersebut mampu menghasilkan peningkatan frame rate sekitar 5 hingga 20 persen. Di saat yang sama, penggunaan memori grafis juga berkurang hingga sekitar 300 MB.

Tidak hanya itu, NVIDIA juga mengumumkan dukungan path tracing pada game baru 007 First Light yang dijadwalkan rilis pada 27 Mei mendatang. Teknologi ini membuat pencahayaan dan bayangan dalam game terlihat lebih realistis. Fitur yang sama juga akan hadir di Control Resonant, sekuel dari game Control yang dikenal sebagai salah satu pelopor penggunaan ray tracing.

Dengan berbagai teknologi baru ini, NVIDIA ingin mendorong kualitas grafis game generasi mendatang. Detail lingkungan yang lebih kompleks, pencahayaan realistis, serta performa yang lebih efisien untuk menawarkan visual yang semakin imersif bagi para gamer.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…