Pemesanan iPhone 5C Tak Menggairahkan

Tampaknya, smartphone terbaru Apple yang sempat diharapkan sebagian kalangan sebagai versi murah, iPhone 5C masih sepi peminat. Pemesanan iPhone plastik warna-warni tersebut, menurut seorang sumber di salah satu provider seluler di AS masih “Belum Berlimpah”.
Sumber tersebut, dilansir Reuters mengatakan, pemesanan iPhone 5C maupun 5S mengecawakan dan pasokannya untuk semua operator masih dibatasi. “Pre-order biasa-biasa saja,” kata sumber tersebut, yang enggan mengungkapkan, angka pemesanan perangkat tersebut hingga saat ini.
Apple mulai membuka pemesanan iPhone 5C melalui online pada Jumat pekan lalu di Amerika Serikat. Perangkat yang hadir dengan pilihan warna biru, hijau, merah muda, kuning, dan putih tersebut djual dengan sistem kontrak operator selama dua tahun seharga US$ 99. Sementara iPhone 5S dengan sistem kontrak yang sama dibanderol mulai dari US$ 199.
Rencananya, peragkat tersebut termasuk iPhone 5S akan dijual di beberapa negara mulai 20 September ini. Saat ini, Apple masih fokus untuk menjual 5C dan 5S melalui empat operator terbesar di AS, At & T, Verizon, Sprint, dan T-Mobile serta operator di Cina, China Mobile.
Sementara itu, menurut sumber media lainnya, pemesanan iPhone 5C malah mencetak rekor tertinggi dibanding sewaktu peluncuran iPhone 5 tahun lalu. Analis memprediksikan, jumlah pesanan iPhone 5C telah mencapai 2,2 juta unit hanya dalam waktu 24 jam sejak peluncuran. Itu karena Apple berhasil menjalin kerja sama dengan China Mobile yang memiliki 700 juta pelanggan guna menjual iPhone 5C.
Hingga saat ini, pihak Apple masih bungkam mengenai angka pemesanan iPhone 5C maupun 5S. Padahal, perusahaan tersebut selalu menginformasikan angka pemesanan untuk setiap perangkat yang diluncurkannya. Analis berharap, iPhone 5C akan terjual hingga 4,5 juta unit hingga akhir tahun nanti.
Sumber: Reuters













