Pasar PC Masih Ada Secercah harapan

Author
Ozal
Reading time:
November 23, 2013
PC

Tahun lalu, industri PC mulai khawatir ketika penjualan perangkatnya mulai terjun bebas hingga dua digit atau di atas 9 persen. Namun, memasuki penghujung akhir tahun ini, hal tersebut tak lagi demikian.

Periset pasar teknologi terkemuka, Gartner menemukan, terjadi penurunan yang cukup lamban pada kuartal keempat dibanding periode sebelumnya yang selalu turun terlalu cepat. Pada kuartal keempat ini, pasar PC diprediksikan hanya menurun sebesar 3 persen dari periode yang sama pada tahun lalu. Bahkan, angka itu lebih kecil dibanding kuartal ketiga sebelumnya yang sempat anjlok sebesar 8,6 persen.

“Penurunannya kini lebih lamban. Saat ini, ekonomi global mulai stabil. Selain itu akan ada perangkat two-in-one (notebook, yang bisa berubah menjadi tablet) yang lebih murah untuk dirilis pada semester kedua 2014, sehingga bakal membantu menaikkan permintaan PC,” kata Tracy Tsai, analis senior di Gartner, dikutip dari Wall Street Journal.

Kini, produsen PC berupaya mengatasi penjualan yang menurun karena konsumen lebih memilih tablet dan smartphone dibanding PC, termasuk desktop dan laptop. Meski sulit untuk merangkat naik, namun setidaknya menurut Tsai, volume penjualan PC ke seluruh dunia akan datar alias tidak turun maupun naik, dibanding tahun lalu yang terlalu suram.

Garnet memprediksikan, ada beberapa vendor yang pasar PC-nya kembali atau berhasil mempertahankan kestabilannya, bahkan mencatatkan pertumbuhannya yang cukup baik. Mereka yakni Lenovo, Hewlett-Packard, dan Dell yang mengalami kenaikan penjualan selama kuartal ketiga tahun ini.

Lebih lanjut menurut Gartner, dua rakasa produsen PC asal Asia, Acer dan Asus, bisnis keduanya sangat bergantung oleh segmen pasar konsumen, sehingga penurunan penjualan PC kosumen akan pengaruhi kinerja perusahaan. Ini mengingat, pasar PC yang mereka fokuskan selama telah anjlok lebih dari 20 persen pada kuartal ketiga tahun ini. Salah satu yang menjadi korbannya ialah CEO Acer, J.T. Wang. Ia mengundurkan diri pada bulan ini setelah Acer menderita kerugian terbesar sepanjang sejarah perusahaan.

Guna mengakali perlemahan di pasar PC, Acer dan Asus mulai berusaha untuk mencemplungkan diri di pasar smartphoe dan tablet. Dalam setahun terakhir ini, keduanya pun telah mengubah metode klasifikasi perangkat PC mereka menjadi produk baru, seperti tablet alih-alih notebook yang bagian keyboardnya dapat dilepas.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…