YouTube Akan Minta Penonton Berikan Label pada Konten yang Dicurigai AI

Reading time:
March 18, 2026
Youtube

Dengan semakin ramainya konten yang dibuat dengan AI generatif, platform YouTube memberikan penegasan terkait konten AI yang diunggah pada halaman websitenya tersebut dengan melakukan rangkaian seleksi terkait konten seperti apa yang diperbolehkan untuk diunggah.

Salah satu caranya adalah dengan meminta para penontonnya untuk melakukan rating atau label terkait sebuah konten yang dibuat dengan AI generatif, dengan harapan sistem penilaian baru ini akan mampu mendeteksi konten yang tidak diinginkan.

Menurut laporan yang diungkap oleh vidIQ, YouTube secara terang-terangan akan memberikan popup pertanyaan terkait konten yang mereka tonton, dengan pertanyaan “Apakah ini terasa seperti hasil AI yang buruk?” (AI slop) atau “AI berkualitas rendah”. Tapi sepertinya, fitur labeling dan rating ini masih dalam tahap pengujian terbatas.

Sejauh ini, YouTube sendiri tidak melakukan larangan keras kepada creator yang membuat konten dengan AI generatif, sehingga terkadang konten sejenis ini luput dari pengawasan manusia yang memadai. Salah satu penanganan video AI di YouTube sendiri adalah mematikan monetasi dari video yang dibuat dengan AI, dengan harapan hal ini bisa meminimalisasi jumlah konten video berbasis AI yang diunggah di YouTube.

Kira-kira dengan cara labeling atau rating seperti ini, menurut Anda, apakah konten video AI di YouTube juga bakalan berkurang dengan sendirinya?

(sumber)

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 22, 2026 - 0

Console Xbox Helix Dikabarkan Rilis Pada Musim Liburan Akhir Tahun 2028

Console Xbox generasi berikutnya, Project Helix, dirumorkan meluncur di akhir…
October 22, 2026 - 0

Star Wars Battlefront 3 Dikabarkan Digarap DICE & Respawn, Bungie Tersingkir?

Star Wars Battlefront 3 disebut akan dikembangkan oleh DICE dan…
October 21, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Hadirkan Hard Mode Sejak Awal

Tim pengembang Final Fantasy VII Revelation pastikan Hard Mode bisa…
October 21, 2026 - 0

Revisi Nintendo Switch 2 di Eropa Tetap Bawa Layar yang Sama

Revisi Nintendo Switch 2 di Eropa bawa kemudahan penggantian baterai,…