Review PowerColor PCS+ R9 270X Super OC: AMD R9 Bertenaga dengan HSF PCS Terbaru

Reading time:
November 26, 2013

Kesimpulan

powercolor pcs+ r9 270x super oc card 02

Meskipun bukan tergolong produk kelas high-end, PowerColor terlihat mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk menghadirkan varian Radeon R9 270X yang satu ini. Salah satunya terlihat dari penggunaan bahan logam pada pelat PCB belakang dan juga cover heatsink sehingga memberikan kesan kokoh pada graphics card ini. Tidak hanya itu, penggunaan sistem pendingin PCS dan komponen kualitas tinggi ala PowerColor bernama Gold Power Kit (terdiri dari Digital PWM, Ferrite Conducting Power, dan 5+1+1 power phase), menjamin graphics card memiliki durabilitas lebih baik karena memungkinkan graphics card beroperasi dengan temperatur kerja lebih rendah dan asupan daya listrik lebih baik.

Dari segi performa, ekstra 50 MHz pada maksimum clock GPU 50 MHz dan 100 MHz pada clock memori ternyata memberikan peningkatan performa cukup baik. Pada pengujian kami, PowerColor PCS+ R9 270X Super OC mampu memberikan performa gaming 5% lebih baik dibandingkan Radeon R9 270X reference. Sejumlah game keluaran terbaru, yang tentu saja telah mengusung teknologi grafik terbaru, terlihat tidak memiliki masalah berjalan pada frame rate tinggi meskipun resolusi gambar tinggi dan setting kualitas grafik maksimal digunakan.

Memastikan chip GPU dan komponen graphics card lain tetap bekerja optimal pada temperatur serendah mungkin merupakan tugas utama sistem pendingin graphics card. Tugas berat tersebut ternyata berhasil diemban oleh sistem pendingin PCS milik PowerColor. Radeon R9 270X dengan spesifikasi clock di atas standar mampu beroperasi dengan temperatur tetap di bawah 70 °C pada kondisi full load.

Secara keseluruhan, PowerColor PCS+ R9 270X Super OC merupakan produk graphics card kelas mainstream yang menarik. Performa gaming tinggi di kelasnya serta performa sistem pendingin tidak kalah memuaskan membuat graphics card tersebut tidak dapat dilewatkan dari daftar belanja sistem gaming Anda.

  • Produsen : PowerColor
  • Info : www.powercolor.com
  • Harga :
  • Distributor Indonesia : Sempurna Utama
  • Telepon :
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…