Di Masa Depan, Perangkat Wearable Terpasang di Dalam Tubuh

Author
Ozal
Reading time:
December 29, 2013

Lupakan sejenak teknologi perangkat wearable yang dipakai di luar tubuh manusia. Bagaimana bila seandainya, terdapat sebuah chip komputer tertanam di dalam tubuh manusia. Ini mungkin terdengar seperti kisah fiksi ilmiah belaka, namun kenyataannya, peneliti tengah mengembangkan chip sensor yang dapat dimasukan ke dalam tubuh manusia, setidaknya bekerja di bawah kulit manusia.

Tubuh

Kita akan melihat lebih banyak sensor di mana-mana. Ini hanya masalah waktu sebelum mereka (perangkat wearable) bermigrasi di bawah kulit kita, ke dalam tubuh kita,” kata Peter Eckersley, peneliti utama di Eletronic Froontier Foundation yang tengah mengembangkan teknologi tersebut”, dilansir dari CNBC.

Cara kerja chip tersebut sama halnya dengan perangkat wearable yang mampu mengumpulkan data aktivitas penggunanya. Teknologinya juga memiliki sensor yang dapat digunakan untuk memonitoring informasi tentang apa yang terjadi di dalam tubuh seseorang, bahkan bisa lebih sensitif dan akurat dari perangkat wearable biasa.

Ini akan menjadi tempat pengumpulan data di mana-mana. Saat ini, data yang berasal dari ponsel dan perangkat wearable, namun pada akhirnya akan berada di dalam tubuh kita. Dan, memiliki data yang tersedia dapat memberikan manfaat medis kesehatan yang sangat besar,” ujar Eckersley.

Teknologi chip sensor tersebut kemungkinan besar dapat membantu perawat dan dokter dalam memantau kondisi pasien. Hal tersebut termasuk bagaimana memonitoring tubuh pasien bereaksi terhadap obat yang dikonsumsinya dan takaran dosis obat yang pas. Selain itu, dapat memantau respon fisiologis pasien lainnya, seperti denyut jantung, tingkat aktivitas, dan suhu kulit.

Sementara itu Arna Ionescu, direktur pengembangan produk di Proteus Bimedis mengatakan, salah satu keuntungan besar dari perangkat chip ini juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit kronis. “Satu hal tentang penyakit itu ialah bukan sesuatu yang dapat disembuhkan dalam waktu seketika. Itu adalah sesuatu yang membuat Anda harus mengelolanya dan ditangani setiap hari dalam hidup Anda. Jadi kami menciptakan alat yang dapat berada di dalam tangan manusia dan membantunya berurusan dengan penyakit kronis mereka,” ujarnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…
June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…

Gaming

July 7, 2026 - 0

Steam Machine Mulai Dihantui “Red Line of Death” Seperti Xbox 360

Kasus pertama “Red Line of Death” dilaporkan terjadi pada Steam…
July 6, 2026 - 0

Sony Mulai Alihkan Fungsi Pabrik Disc PlayStation Terbesarnya

Setelah keputusan 'digital only', pabrik disc PlayStation terbesar milik Sony…
July 6, 2026 - 0

Honkai: Star Rail Versi 4.4 Hadirkan Kolaborasi Fate Tahap Kedua

Honkai: Star Rail Versi 4.4 siap meluncur dengan hadirkan Himeko…
July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…