Hands-On Review ViewSonic PJD7820HD: Proyektor Full HD 3000 Lumens Murah

Reading time:
December 15, 2013

Penggunaan

Mari kita uji kemampuan proyektor ini.
Mari kita uji kemampuan proyektor ini.

Seperti layaknya kebanyakan perangkat display yang ada saat ini, proyektor PJD7820HD cukup mudah dipasang dan digunakan sebagai output display dari berbagai perangkat yang ada, seperti PC, laptop, media player, maupun smartphone. Kami melakukan pengujian pada perangkat tersebut dengan menggunakannya sebagai output display dari laptop yang biasa kami gunakan bekerja sehari-hari melalui kabel HDMI. Kami tidak menemukan kesulitan apapun ketika melakukan set-up proyektor tersebut.

Proyektor dari Viewsonic ini termasuk ke dalam jenis proyektor yang mendukung short throw. Berdasarkan pengujian kami, dari jarak sekitar 2 meter dari bidang proyeksi, perangkat ini bisa menghasilkan proyeksi setara dengan layar televisi dengan diagonal sekitar 60 inci yang masih bisa diperbesar lagi dengan menggunakan zoom 1.3x yang tersedia dari lensa yang digunakan.

Viewsonic PJD7820HD (166)

Walaupun ditujukan untuk penggunaan pada SOHO, perangkat proyektor yang satu ini ternyata tidak hanya bisa digunakan untuk menampilkan dokumen dan presentasi seperti standar proyektor “kantoran”. Berdasarkan pengujian kami, proyektor ini cukup baik ketika digunakan untuk menampilkan video Full HD dari film-film populer. Kualitas tampilan yang dihasilkan bisa dikatakan baik, kontras warna hasil proyeksi juga baik, ditambah lagi dengan tampilan mulus yang kami dapatkan ketika memutar film dalam resolusi Full HD sekalipun, membuat proyektor ini layak untuk digunakan sebagai proyektor multimedia.

Satu hal yang kami rasakan ketika menggunakan proyektor ini dalam menampilkan berbagai film yang kami gunakan untuk pengujian, proyektor ini secara standar menampilkan proyeksi dengan intensitas cahaya yang cukup tinggi. Anda bisa menggunakan berbagai profil standar yang ada untuk menonton film di kondisi ruangan dengan cahaya cukup terang dan tetap mendapatkan proyeksi dengan kualitas dan kontras yang cukup baik dari proyektor ini. Ketika Anda mematikan lampu ruangan dan menggunakan perangkat ini untuk menampilkan proyeksi di ruangan gelap, kualitas proyeksi yang ada menjadi semakin baik, hanya saja untuk beberapa orang, intensitas cahaya dari proyektor ini mungkin akan terasa agak sedikit berlebih dan mungkin akan membuat mata cepat lelah. Untungnya, Viewsonic membuka kemungkinan pengguna mengatur profil sendiri yang bisa disesuaikan dengan preferensi pengguna.

Viewsonic juga menyediakan mode Dynamic Eco yang memungkinkan pengguna mendapatkan keseimbangan antara intensitas cahaya yang dipancarkan dengan konsumsi daya perangkat. Sayangnya, berdasarkan pengalaman kami ketika menggunakan mode tersebut, hasil proyeksi dalam mode Dynamic Eco ini menjadi kurang kontras dan terlihat kurang baik bila dibandingkan dengan profil standar yang ada.

Viewsonic PJD7820HD (169)

Rasa penasaran kami terhadap kemampuan dari perangkat ini membuat kami melanjutkan pengujian dengan menggunakan proyektor tersebut sebagai output display ketika kami memainkan game di resolusi Full HD. Berdasarkan pengalaman kami selama beberapa jam menggunakan proyektor tersebut untuk memainkan game, PJD7820HD memiliki kemampuan yang juga cukup baik ketika digunakan untuk menampilkan game.

Pengujian di Berbagai Kondisi Pencahayaan

Kekuatan proyeksi 3000 Lumens yang dimiliki perangkat ini membuatnya secara teoritis mampu digunakan di ruangan dengan lampu menyala dan tetap mampu menampilkan hasil proyeksi yang mudah dilihat. Kami coba membuktikan hal tersebut dengan menggunakannya dalam ruangan pengujian kami dengan berbagai kondisi pencahayaan, mulai dari menghidupkan semua lampu yang ada dalam ruangan hingga mematikan semuanya. Berikut ini adalah gambaran dari hasil proyeksi perangkat dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Hasil proyeksi dalam kondisi ruangan tanpa cahaya.
Hasil proyeksi dalam kondisi ruangan tanpa cahaya.
Hasil proyeksi dalam kondisi semua lampu dalam ruangan menyala.
Hasil proyeksi dalam kondisi semua lampu dalam ruangan menyala.
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…