Kantor Samsung dan Philips Digrebek Komisi Eropa

Author
Ozal
Reading time:
December 14, 2013

Kantor Samsung dan Philips dilaporkan telah digrebek oleh Komisi Eropa karena keduanya diduga telah berkongkalingkong melanggar peraturan persaingan pasar (antitrust), sehingga merugikan perusahaan lain dan konsumennya sendiri. Hal ini juga menimpa Media-Saturn, retailer barang elektronik konsumen untuk kawasan Eropa.

samsung

Komisi Eropa mencurigai, Samsung dan Philips bersengkongkol dengan membatasi penjualan online beberapa barang elektronik dan peralatan rumah tangga. Sehingga yang terjadi, karena persediaan barangnya terbatas, keduanya pun bisa leluasa menaikan harga barang tersebut. Ini sesuai dengan hukum ekonomi yang berlaku, persediaan barang sedikit namun permintaan banyak, maka harga mau tak mau mesti dinaikan.

“Komisi memiliki kekhawatiran bahwa perusahaan yang bersangkutan kemungkinan telah melanggar aturan antitrust Uni Eropa yang melarang adanya kerja sama melakukan anti-persaingan. Membatasi pasokan ini dapat membuat harga konsumen lebih tinggi,” kata Komisi Eropa dalam sebuah pernyataan, dilansir dari BBC’.

Samsung 2

Jika terbukti bersalah, Samsung dan Philips akan dijatuhi denda yang setara dengan 10 persen dari pendapatan tahunan gobal keduanya. Dalam kasus ini, Samsung bisa saja dijatuhi denda mencapai US$ 20 miliar, mengingat pendapatan tahunan perusahaan tersebut lebih dari US$ 200 miliar.

Kendati demikian, seorang sumber yang akrab dengan kasus ini mengungkapkan, kongkalikong antara produsen dan pengecer belum tentu bisa dikatakan telah melakukan praktik ilegal. Misalnya saja untuk barang yang masuk dalam kategori mewah, produsen diperbolehkan membatasi pasokan dan distribusinya guna menjaga nilai ekslusif dari barang itu sendiri.

“Peraturan bahwa Komisi Eropa melakukan pemeriksaan seperti itu, bukan berarti bahwa perusahaan dinyatakan bersalah atas perilaku anti-persaingan. Juga tidak menuduh langsung dari hasil penyelidikan itu sendiri,” ujar komisi yang berada di bawah naungan lembaga Uni Eropa tersebut.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 20, 2026 - 0

Epic Games Akan Rombak Store Launcher Supaya Lebih Cepat

Epic Games siapkan perombakan besar untuk Epic Games Store, dan…
June 20, 2026 - 0

Sony Mulai Andalkan AI untuk Masa Depan PlayStation

Sony mengungkap rencana penggunaan AI untuk pengembangan game, PS Store,…
June 19, 2026 - 0

Tanggal Rilis GTA 6 Hilang dari Situs Rockstar, Picu Kekhawatiran Akan Delay

Akibat hilangnya tanggal rilis GTA 6 dari situs Rockstar Games…
June 19, 2026 - 0

Pasar Game Global Cetak Rekor Pendapatan di Tengah Gelombang PHK

Pendapatan pasar game global tembus $201,6 miliar pada 2025, di…