Pangsa Pasar Apple di Cina Naik 4 Kali Lipat Dalam Sebulan
Perangkat smartphone Apple tumbuh sangat cepat di Cina! Jauh lebih cepat dari para pesaingnya. Selama Oktober lalu, pangsa pasar iPhone di Cina naik empat kali lipat dari bulan sebelumnya yang hanya 3 persen. Kini, pangsa pasarnya di negeri tirai bambu tersebut telah mencapai 12 persen. Keberhasilan Apple ini berkat permintaan iPhone 5S yang mulai menguat.

Demikian laporan terbaru yang dikeluarkan oleh periset pasar teknologi, Counterpoint Research, dilansir dari CNBC. Hasil ini juga membuat iPhone berada di posisi ketiga dalam persaingan smartphone di Cina. Padahal pada September lalu, Apple masih berada di posisi enam.
Posisi Apple di tiga teratas ini membuatnya semakin mendekati posisi dua raksasa teknologi Asia, yakni Samsung dan Lenovo yang masing-masing menempati posisi pertama dan kedua. Selain itu, Apple juga berhasil menggeser tiga pemain lokal, yakni Coolpad, Huawei, dan ZTE dengan pangsa pasar di bawah 11 persen.
“iPhone 5S tidak membuat antrian panjang hingga ke luar toko ritel Apple di Cina sewaktu peluncuran, Ini berbeda sewaktu peluncuran iPhone 4S. Namun, itu (iPhone 5S) lebih berhasil dibandingkan dengan (penjualan) iPhone 5,” kata Tom Kang, diertur di Counterpoint dalam keterangan tertulisnya.
iPhone 5S pertama kali dirilis di Cina pada September lalu. Apple berharap, perangkat tersebut mampu mendominasi Samsung Galaxy S4 yang telah lama bertengger di posisi teratas di pasar smartphone terbesar di dunia itu. Belum lama ini, penjualan iPhone 5S juga telah berhasil melampaui Samsung di pasar Amerika Serikat dan mempertahankan pasarnya di Jepang.
Selain itu, keberhasilan Apple dalam menjalin kesepakatan dengan China Mobile, operator seluler di Cina yang memiliki pelanggan terbanyak di dunia mencapai 750 juta orang itu, diharapkan mampu menggeser posisi Samsung. “Dengan kesepakatan China Mobile, iPhone 5S di tiga operator Cina (China Mobile, China Unicom, dan China Telecom) pasti akan memicu ‘perang harga’ yang dapat meningkatkan keseluruhan penjualannya di Cina,” imbuhnya.












