Pemerintah AS ‘Cemburu’ Sekutunya Dekat dengan Huawei

Author
Ozal
Reading time:
December 8, 2013
huawei

Diam-diam, pemerintah Amerika Serikat ternyata merasa khawatir dengan salah satu negara sekutunya di Asia, Korea Selatan (Korsel), yang ingin bekerja sama dengan perusahaan asal Cina, Huawei. Keduanya dikabarkan berencana untuk mengembangkan jaringan nirkabel.

Secara tertutup, dilansir dari Wall Stret Journal, pemerintah AS telah memperingatkan berbagai negara yang menjadi sekutunya, termasuk Korsel agar tidak memakai teknologi peralatan jaringan dari Huawei ke dalam sistem mereka. AS menduga, Huawei telah melakukan kerja sama dengan pemerintah Cina untuk melakukan penyadapan terhadap para sekutunya, termasuk pemerintah AS sendiri.

Kekhawatiran pemerintah AS ini mengenai rencana Korea Selatan menggunakan teknologi Huawei untuk membangun infrastruktur jaringan telekomunikasi 4G long-term evolution (LTE) di seluruh wilayah Korsel. Posisi Huawei sendiri di proyek LTE tersebut sebagai subkontraktor bagi pemerintah Korsel.

Huawei merupakan pemegang hak cipta untuk teknologi LTE dan pemasok peralatan jaringan LTE komersil terbesar di dunia dan hampir di setiap benua. Perlengkapan kami sudah terbukti dan dipercayai dunia, serta menghubungkan hampir sepertiga dari populasi dunia. Motivasi siapapun yang menuding Huawei melakukan mata-mata, sebaliknya sungguh membingungkan,” ungkap William Plummer, juru bicara Huawei.

Sementara itu, juru bicara LG U+, operator telekomunikasi di Korsel mengatakan, keputusannya membeli peralatan teknologi LTE dari Huawei tidak mesti dilihat dari sisi masalah keamanan. “Huawei hanya memasok peralatan kepada kami. Perusahaan Cina tidak menjalankan jaringan komunikasi nirkabel, jaringan tersebut sepenuhnya dijalankan oleh LG U+ saja,” ujarnya.

Sejumlah pihak memandang, pengaruh keberadaan AS di Korea Selatan dikhawatirkan dapat meningkatkan ketegangan hubungan dengan Cina. Pemerintahaan Obama itu menganggap, jaringan telekomunikasi di Korsel sangat lah sensitif bagi AS. Ini mengingat, keberadaan pasukan AS selama ini di Korsel guna membantunya menghadapi ancaman Korea Utara. Pihak militer dan parlemen AS khawatir, spoinase digital Cina melalui Huawei dapat menembus sistem pertahanan pemerintah yang kemudian, informasinya diberikan ke Korea Utara.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…

Gaming

August 10, 2026 - 0

Developer Linux Buat Apps Support Untuk Headphone SteelSeries

Pengguna Linux kini dapatkan aplikasi support open-source untuk headset SteelSeries,…
August 10, 2026 - 0

Viture Luncurkan XR Glasses Dengan Dock Khusus Untuk Mainkan Switch 2

Kacamata XR terbaru, VITURE Pro 2 XR, hadir dengan Mobile…
August 10, 2026 - 0

Boss Take-Two Prediksi Cloud Gaming Akan Kuasai Pasar Gaming

Pimpinan Take-Two perkirakan dalam 3 tahun ke depan Cloud Gaming…
August 10, 2026 - 0

NVIDIA Jual GeForce RTX 50 Series di Harga Rilis Pada QuakeCon 2026

NVIDIA menjual kartu grafis GeForce RTX 50 Series di harga…