Review Film The Hobbit: Desolation of Smaug – Hadirkan Lebih Banyak Aksi!

Reading time:
December 15, 2013
the hobbit desolation of smaug poster

Setelah penantian satu tahun, melanjutkan kisah fiksi fantasi The Hobbit karya J.R. Tolkien yang difilmkan menjadi sebuah trilogi, tepat di akhir tahun 2013 ini bagian kedua dari trilogi tersebut pun akhirnya dirilis di layar lebar.

Pada film The Hobbit: Unexpected Journey, kita dipaparkan mengenai pertemuan Bilbo Baggins dengan Gandalf The Grey beserta para kurcaci yang dipimpim oleh Thorin Oakenshield dan bagaimana Bilbo bisa memiliki The One Ring yang merupakan cincin milik Sauron. Dan tentu saja kisah tersebut akan berlanjut di film kedua ini lewat The Hobbit: Desolation of Smaug.

image

Setelah berhasil lolos dari kejaran Orc, Bilbo dan kawanan kurcaci ini tetap melanjutkan perjalanan mereka menuju Erebor. Masalah demi masalah tetap menghantui perjalanan mereka mulai ketika mereka memasukki Hutan Mirkwood yang merupakan jalan pintas menuju Erebor, bertemu dengan para peri, Legolas, Tauriel, dan Thranduil sang raja kaum peri, serta para Orc kembali dan masih mengejar jejak mereka sepanjang perjalanan. Berhasilkah kawanan kurcaci ini beserta Bilbo mencapai tujuan mereka—Erebor—dan menemukan jalan untuk bisa merebut kembali kerajaan para kurcaci tersebut dari kuasa naga mengerikan Smaug?

Tawarkan Lebih Banyak Aksi!

Mungkin ada sebagian dari Anda ada yang menganggap bagian pertama dari trilogi The Hobbit ini terkesan membosankan dan terlalu bertele-tele. Namun tidak untuk The Hobbit: Desolation of Smaug ini.

smaugreview640

Masih menawarkan kualitas visualisasi serta CG yang indah serta didukung oleh lokasi syuting yang mengesankan, The Hobbit: Desolation of Smaug ini lebih menyajikan ragam konflik yang didukung dengan aksi pertempuran dan baku hantam, terutama dengan dengan para Orc yang berporsi lebih banyak jika dibandingkan dengan film pertamanya. Kali ini, walau peran kaum elf didominasi oleh Legolas dan Tauriel, adegan pertempuran yang disajikan tetap dikemas menarik, menghibur hingga mampu membuat Anda menahan nafas saat menyaksikannya.

The-Hobbit-The-Desolation-of-Smaug-2

Sayangnya, porsi adegan pertarungan yang lebih banyak ini harus diimbangi dengan porsi dialog yang lebih sedikit, pengenalan tokoh yang cenderung ala kadarnya serta tak seimbang satu dengan yang lainnya, juga alur naik-turun. Jika Anda tidak membaca buku aslinya atau minimal mengikuti film pertama dari trilogi The Hobbit ini, kemungkinan besar Anda akan mengalami kebingungan akan apa yang terjadi sebelumnya karena kurang mendalamnya tiga aspek tersebut di dalam film ini. Walau begitu, alur cerita dan interaksi para tokoh yang ditawarkan tetap mampu membuat rasa penasaran akan apa yang akan terjadi selanjutnya.

The_Hobbit_Desolation_Of_Smaug_QWHD_1

Film The Hobbit: Desolation of Smaug ini menawarkan apa yang belum sempat disajikan di dalam film pertamanya dan hasilnya dapat dibilang cukup memuaskan hasrat mereka yang sudah menantikan film adaptasi karya J.R. Tolkien tersebut. Jika Anda berniat untuk menonton film yang satu ini, pastikan untuk menontonnya dalam format 3D atau IMAX untuk menikmati keseruan yang hadir dalam The Hobbit: Desolation of Smaug dengan lebih maksimal!

Tanggal rilis:

13 Desember 2013 (3D & IMAX 3D)

Genre:

Fantasi

Durasi:

161 menit

Sutradara:

Peter Jackson

Pemain:

Martin Freeman, Ian McKellen, Richard Armitage, Benedict Cumberbatch, Evangeline Lilly, Orlando Bloom, Lee Pace, Luke Evans, Ken Stott, James Nesbitt

Studio:

New Line Cinema, MGM

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…