3 Celah Keamanan di Windows Ini Bisa Bikin Hacker Dapat Akses Tingkat Sistem
Tiga celah keamanan baru ditemukan di Windows yang bisa dimanfaatkan hacker untuk mendapatkan system privileges. Salah satunya bahkan memanfaatkan modul RAM, sementara serangan lain bisa dilakukan dari jarak jauh melalui RDP.
3 Celah Keamanan Windows, dari Hardware, Software hingga Driver
Menariknya, tiga celah ini menyerang bagian Windows yang berbeda. Ada yang memanfaatkan hardware, software keamanan, hingga sistem driver yang selama ini dipakai Windows untuk mengenali perangkat secara otomatis.
Celah pertama bernama “Download More RAM” dan tercatat sebagai CVE-2026-23670. Serangan ini memanfaatkan chip Serial Presence Detect (SPD) pada RAM yang tidak memiliki write protection, sehingga informasi kapasitas memori bisa dimanipulasi dari jarak jauh.
Hacker dapat membuat Windows mengira RAM yang terpasang memiliki kapasitas dua kali lipat. Informasi palsu tersebut kemudian dimanfaatkan untuk membuat pemetaan alamat memori yang bertabrakan dan melewati sejumlah mekanisme keamanan.
Ini cukup berbahaya, karena Hacker bisa mengaktifkan kembali driver rentan, menonaktifkan anti-malware, sampai melewati sistem keamanan berbasis virtualization dan kernel. Microsoft sudah menyediakan mitigasi, sementara Corsair dan HWiNFO juga menyediakan fitur write protection untuk modul yang kompatibel.
Baca Juga: LG Siapkan Robot Humanoid dengan NVIDIA, Bakal Debut 2027 • Jagat Review
Dua celah lainnya adalah ShieldBreak (CVE-2026-50656) pada Microsoft Defender dan serangan “plug and pwn” yang memanfaatkan proses instalasi driver otomatis Windows. Khusus plug and pwn, peneliti menunjukkan serangan bisa dilakukan tanpa hak administrator dan secara remote melalui RDP, tanpa perlu mencolokkan perangkat USB ke komputer target.
Semoga saja Microsoft segera menutup celah keamanan ini sebelum terjadi hal hal yang tidak diinginkan terjadi.















