Singapura Tak Mau Ambil Pusing Menyoal Bitcoin

Author
Ozal
Reading time:
December 29, 2013

Tampaknya, Pemerintah Singapura tak mau ambil pusing mengenai masalah penggunaan uang virtual Bitcoin yang terjadi di negaranya. Melalui bank sentral Singapura, Monetary Authority of Singapore (MAS), pihaknya memutuskan untuk tidak mengintervensi apapun, mengenai Bitcoin sebagai sarana bertransaksi barang dan jasa.

bitcoin 2

Apapun atau tidaknya bisnis menerima Bitcoin sebagai alat pertukaran barang dan jasa merupakan suatu keputusan komersial, di mana MAS tidak akan melakukan intervensi,” kata pihak MAS dalam sebuah email, dilansir dari Tech in Asia.

Terakhir kali, MAS mengeluarkan pernyataan tentang Bitcoin pada September lalu. Pihaknya hanya memperingatkan dan berspekulasi mengenai risiko transaksi Bitcoin, namun tidak sampai mengeluarkan kebijakan pelarangan resmi.

“Jika Bitcoin berhenti beroperasi, mungkin tidak ada pihak yang diidentifikasikan untuk bertanggung jawab dalam pendanaan (penjaminan) uang mereka atau bagi mereka untuk mencari solusinya,” kata juru bicara tersebut.

Ini mengindikasikan, Pemerintah Singapura tetap memperbolehkan warganya menggunakan Bitcoin. Sebaliknya, kondisi ini justru berbeda dengan beberapa negara Asia lainnya seperti Cina dan India. Keduanya dilaporkan mulai menerapkan kebijakan perbankan untuk melarang penggunaan Bitcoin atau jenis mata uang virtual lainnya sebagai alat pembayaran sah.

Sementara itu, reaksi berbeda terhadap Bitcoin juga datang dari benua biru. Jerman misalnya, yang mulai terbuka mengakui bahwa Bitcoin merupakan mata uang pribadi bagi warganya. Sebaliknya, pemerintah Norwegia menganggap Bitcoin bukan lah mata uang, namun penggunaannya akan dikenai pajak. Sedangkan Inggris, seperti halnya Singapura, tidak mengintervensi Bitcoin, namun peraturan pengenaan pajak diberlakukan.

Lantas, bagaimana dengan sikap pemerintah Indonesia sendiri. Dihimpun dari berbagai media nasional, Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral, saat ini tengah mengkaji dan mengawasi penggunaan Bitcoin di Indonesia. Sehingga, aspek legal terhadap Bitcoin tersebut masih dipelajari oleh pemerintah hingga sekarang.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 8, 2026 - 0

Zenless Zone Zero Versi 3.0 Awali Season 3, Bawa Roscaelifer dan Versi Steam

Zenless Zone Zero Versi 3.0 menjadi pembuka Season 3 dengan…
June 6, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Resmi Diumumkan di Summer Game Fest 2026

Shift Up perlihatkan Stellar Blade Blood Rain di Summer Game…
June 6, 2026 - 0

Resident Evil Veronica Resmi Reveal di Summer Game Fest 2026

Setelah bertahun-tahun menjadi bahan rumor dan permintaan komunitas, Resident Evil…
June 6, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Tampil Dengan Apik di Summer Game Fest 2026

Setelah penantian panjang selama lebih dari dua tahun, Square Enix…