iPad Telah Jadi Kanvas Bagi Pelukis Kenamaan Ini

Author
Ozal
Reading time:
January 16, 2014
ipad

Kegiatan melukis saat ini tidak hanya menggunakan kain kanvas seperti pelukis kebanyakan saja, melainkan juga turut memanfaatkan teknologi seperti layar iPad yang dijadikan sebagai kanvas. Adalah David Hockney, pelukis kenamaaan asal Inggris yang benar-benar memanfaatkan iPad-nya sebagai medium melukis.

Dirinya hanya memanfaatkan sebuah iPad, aplikasi iOS bernama Brushe, stylus pen, dan printer inkjet digital. Maka, dalam waktu 20 menit tiap halaman hasil lukisannya pun tercetak. Namun keseringan, Ia lebih menggunakan jarinya ketimbang stylus agar dapat memberi efek yang berbeda. Pria 76 tahun tersebut menyebut medium lukis ini sebagai “kanvas dalam bentuk digital”.

“Orang-orang dari pedesaan datang dan menggoda saya: Kami dengar, Anda sudah mulai menggambar melalui ponsel (iPad) Anda. Lalu saya katakan pada mereka, sebenarnya tidak. Hanya saja, kadang-kadang saya berbicara dengan buku gambar saya (dalam hal ini iPad),” celoteh Hockney, dilansir dari New York Times.

Yang jadi pertanyaan cukup mengganjal ialah, apakah media seni lukis seperti ini bisa memenuhi syarat sebagai hasil seni oleh kalangan kritikus seni. Hingga kini, sulit untuk menjawab itu. Namun nyatanya, sejumlah lukisan digital Hockney telah berhasil dipamerkan di de Young Museum , sebuah museum bergengsi di San Francisco, Amerika Serikat. Pameran bertajuk “David Hockney: A Bigger Exhibition” itu ”berlangsung hingga 20 Januari mendatang.

David Hockney

“Dia berpikir, itu adalah media baru dan dari sini Ia hidup. Dia benar-benar mengeksploitasi hal itu. Saya pikir, Anda juga bisa melakukannya. Dalam hal ini, menggunakan iPad seperti halnya yang digunakan seniman dengan pastel atau cat air atau cat minyak saat mereka bekerja,” kata Richard Benefield, wakil direktur di de Young Museum.

Meski dirinya tak lagi muda, Hockney bukan lah seseorang yang anti terhadap perangkat teknologi. Ia pun telah lama tertarik pada teknologi seni dan menggunakannya sebagai media baru untuk membuat seni bercita rasa tinggi. Bahkan pada 2009 silam, Ia memanfaatkan gambar polaroid berbentuk karangan bunga dari iPhone milikya, lalu dikirim ke teman-teman terdekatnya.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…