Pendiri BlackBerry Akhirnya Dapat Melihat Firasat Buruk

Author
Ozal
Reading time:
January 1, 2014
Blackberry2

Salah satu pendiri BlackBerry, Mark Laziridis baru saja melepas 3,5 juta sahamnya di BlackBerry. Kini, Lazaridis hanya memiliki saham BlackBerry sebanyak 4,99 persen dari sebelumnya 5,68 persen. Keputusan pria berambut putih tersebut dipandang sebagai langkah yang tepat dalam melihat peluang bisnis, di tengah kerugian besar melanda perusahaannya.

Edward Snyder, analis dari Charter Equity Research memandang, Lazaridis merupakan seseorang yang mampu memiliki keyakinan yang kuat ketika perusaannya itu berada di ambang terburuk. “Saya pikir, akhirnya Ia dapat melihat nasib buruk yang pasti akan segera datang (di BlackBerry),” ujar Snyder, dilansir Wall Street Journal.

Maka dari itu, Ia membuat keputusan menjual sedikit demi sedikit sahamnya. Pelepasan sahamnya pun terbagi ke dalam dua tahap. Pertama menjual 3,17 juta saham di harga US$ 7,55 dan kedua ketika harga naik sedikit menjadi US$ 7,66, Ia melepas 333.107 lembar saham. Dari penjualan itulah, Lazaridis pun berhasil mengantongi dana sekitar US$ 26 juta.

Bahkan, analis lainnya memandang, Lazaridis telah melakukan hal yang cerdas untuk melepas sahamnya itu. “Ini tindakan cerdas baginya untuk menjual sahamnya sekarang ketika saham masih dengan mudah bisa dengan dijual (liquid stock),” kata Deniel Ernst, analis dari Hudson Square Research.

Saham BlackBerry sendiri telah anjlok sekitar 36 persen selama 2013. Ironinya lagi, beberapa waktu lalu ketika santer terdengar bahwa Ia dan kelompoknya akan membeli semua saham BlackBerry (Buyback), akhirnya memutuskan tidak melakukan hal tersebut. Terlebih pada kuartal terbaru ini, BlackBerry telah menderita kerugian sebesar US$ 4,4 miliar.

Sementara itu, analis Mark McKenchie cukup menyayangkan, kenapa baru sekarang Lazaridis menjual sahamnya ketika harganya telah anjlok berada di angka US$ 7. “Mr. Lazaridis akan menjadi jauh lebih cerdas seandainya menjual sahamnya sewaktu tiga tahun yang lalu ketika harganya masih sekitar US$ 70,” imbuhnya.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…