Review ASUS Gryphon Z87: Motherboard Tangguh dari Asus

Reading time:
February 14, 2014

The Board

SONY DSC
Penampakan board tanpa armor.
ASUS Gryphon dengan Armor kit, menambah  gahar penampilan  motherboard ini.
ASUS Gryphon dengan Armor kit, menambah gahar penampilan motherboard ini.

 

SONY DSCSeperti kita ketahui, seri TUF selalu mengusung tema militer. Skema warna dari Gryphon pun tak jauh berbeda dengan lini produk TUF lainnya. Penambahan armor pada Gryphon ini menampilkan kesan gagah dan kuat yang benar benar mencerminkan sebuah produk unggulan.  Jika dipadukan dengan skema warna coklat dan hijau, motherboard ini bagaikan sebuah tank yang tangguh dan memiliki daya tahan tinggi.

Asus Gryphon ini menggunakan form factor M-ATX dengan ukuran 24,4 cm x 24,4 cm. Motherboard tersebut memiliki tata letak komponen yang tergolong baik dan sudah bersertifikasi TUF, sehingga ketahananya sudah pasti terjamin.

Backpanel

SONY DSC SONY DSC

Backpanel I/O ASUS Gryphon terdiri dari:

  • 1 x DVI-D
  • 1 x HDMI
  • 1 x LAN (RJ45) Port
  • 4 x USB 3.0
  • 4 x USB 2.0
  • 1 x Optical S/PDIF out
  • 6x Audio jack

I/O dari ASUS Gryphon ini tidak berbeda jauh dengan I/O dari motherboard ASUS pada umumnya. Dua konektor display milik motherboard ini siap mengakomodir konfigurasi multi display. Dari enam port USB 3.0, empat diantaranya ditangani  oleh chipset Z87 dan dua port lainnya dari chip buatan ASMedia. ASUS juga tidak lupa menyisipkan empat buah port USB 2.0

Untuk urusan audio, ASUS menggunakan chip audio terbaru dari Realtek yaitu ALC892 8-Channel HD Audio CODEC. Untuk urusan LAN, ASUS menggunakan Intel 1217V port.

Expansion Slot

SONY DSC

Gryphon Z87 menyediakan slot ekspansi sebagai berikut:

  • 2 x PCIe 3.0/2.0 x 16 (x16 or dual x8)
  • 1 x PCIe 2.0 x 16 (x4 mode, black)
  • 1x PCIe 2.0 x1

Motherboard ini mendukung konfigurasi multi-GPU CrossfireX dan SLI dengan dukungan maksimal dua buah graphics card. Apabila menggunakan konfigurasi multi graphic card disarankan menggunakan slot pertama dan kedua untuk mendapatkan performa yang maksimal.

Storage

SONY DSC

Motherboard ini  menyediakan enam buah sata 6Gb/s yang semuanya diakomodir oleh chipset Intel Z87.

Header dan Onboard Button

SONY DSC

Header yang disediakan hampir mirip dengan motherboard ASUS lainnya. Terdapat dua USB header yang berwarna coklat,  lalu tiga header themal sensor, serta empat buah fan header yang posisinya sangat baik karena tidak mengganggu saat pemasangan header lain. ASUS tidak lupa menyisipkan header USB 3.0 pada motherboard ini.

Untuk onboard button, terdapat BIOS flashback button yang berfungsi untuk memflash motherboard saat terjadi kesalahan pada BIOS. Direct key yang berguna saat Anda ingin langsung masuk BIOS tanpa menekan tombol apapun di keyboard dan tombol Mem OK! yang membantu untuk mengembalikan konfigurasi memori ke kondisi awal ketika proses overclock memori gagal juga tersedia.

Komponen

SONY DSC
Asus juga menyediakan heatsink pada chipset.
Asus juga menyediakan heatsink untuk chipset.

ASUS Gryphon mengunakan DIGI+ VRM dengan 16+2 Digital Power Phase. Untuk menjaga komponen tersebut beroperasi pada temperatur normal, ASUS juga melengkapi motherboard ini dengan heatsink pasif di sisi atas dan kiri socket CPU. Konektor daya 8-pin ini menjamin terpenuhinya kebutuhan daya prosesor, terutama saat melakukan overclocking.

SONY DSC

ASUS menyediakan empat buah  slot DDR3 dengan dukungan kapasitas memory hingga 32 GB (max 8 GB per slot). Sementara itu, untuk kecepatan memori, motherboard ini mendukung penggunaan memori hingga 3000Mhz. Tidak jauh dari slot memori, dapat ditemukan juga sebuah header USB 3.0 dan tombol MemOK!.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…
March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…