Review Cooler Master GeminII S524: Heatsink dengan Kemampuan Unik

Reading time:
February 18, 2014

Sistem pendingin adalah suatu hal cukup banyak diperhatikan oleh pada pengguna PC kelas enthusiast. Komponen ini, selain digunakan sebagai penunjang operasional PC, juga terkadang digunakan sebagai pemanis tampilan. Terlebih lagi bila pengguna menggunakan casing dengan jendela transparan di bagian samping akan semakin menarik perhatian. Oleh karena itu, selain fungsinya sebagai perangkat yang mendinginkan prosesor, produsen HSF kini juga menghadirkan produk dengan desain menarik yang bisa membatu pengguna mempercantik tampilan sistem mereka.

SONY DSC

Kali ini, kami mendapatkan kesempatan untuk mencoba sebuah heatsink berbentuk yang kurang dengan ukuran yang lumayan besar dengan tampilan cukup menarik dari perusahaan yang sudah lama menggeluti dunia sistem pendingin, Cooler Master. Gemin II S524 adalah nama yang diberikan Cooler Master untuk cooling ini. Tanpa basa-basi lagi, mari kita langsung simak ulasannya!

Kemasan dan Paket Penjualan

Cooler Master menempatkan HSF ini pada sebuah boks bertema warna putih dan ungu yang memang khas dengan produsen asal Taiwan tersebut. Seluruh isi paket penjualan perangkat tersebut dikemas rapi dalam boks tersebut seperti yang terlihat di galeri di bawah ini:

SONY DSC
Cooler Master sendiri memaketkan produknya dengan sangat hati hati. Mereka menggunakan sterofoam untuk mengemas HSF di dalam boks.

Dari sisi perlengkapan, Cooler Master menyertakan kit yang cukup lengkap, dari mounting soket AMD AM2/2+ & AM3 yang juga bisa digunakan di FM Series, Intel LGA 775/1136/115x, hingga LGA 1366. Thermal paste pun sudah disertakan dalam paket penjualan tersebut. Tidak ketinggalan, sebuah buku panduan instalasi yang sangat berguna saat melakukan pemasangan juga bisa ditemukan dalam boks yang mengemas perangkat ini.

 

Tool yang disertakan Cooler Master Gemin II
Tool yang disertakan Cooler Master Gemin II

 

AMD backplate
AMD backplate

 

Backplate untuk intel, dibuat berlubang untuk memudahkan pemasangan
Backplate untuk intel, dibuat berlubang untuk memudahkan pemasangan

 

Bracket Mounting LGA 115X
Bracket Mounting LGA 115X

 

Bracket Mounting LGA 1366
Bracket Mounting LGA 1366

 

Mur untuk mengunci baut
Mur untuk mengunci baut

 

Karet pelindung
Karet pelindung

 

Baut pengunci mounting
Baut pengunci bracket mounting

 

Alat pembantu mengencangkan mur
Alat pembantu mengencangkan mur

 

Thermal Paste
Thermal Paste

 

Heatsink

Berikut ini penampilan dari Cooler Master Gemin II S524. Sepintas, HSF ini mungkin akan terlihat aneh bagi sebagian orang karena bentuknya yang kurang umum. Namun, beberapa produsen cooling lain pun banyak yang membuat bentuk heatsink berbentuk seperti ini.

SONY DSC
Terlihat 5 buah heatpipe yang siap membantu melepas panas.
Terlihat 5 buah heatpipe yang siap membantu melepas panas.
Jika kita melihat lebih detail, kita dapat melihat heatpipe yang melewati sirip sirip pada heatsink.
Jika kita melihat lebih detail, kita dapat melihat heatpipe yang melewati sirip sirip pada heatsink.

Cooler Master memberikan 1 buah kipas yang sudah dipasang di heatsink tersebut di dalam boks. Kipas dengan spesifikasi 800-1800 RPM itu siap membantu heatsink ini mendinginkan prosesor. Perlu diketahui, kipas yang diberikan Cooler Master berukuran 120 mm. Namun, jika Anda ingin menggunakan kipas berukuran 140 mm, Gemin II S524 ini juga siap menampungnya.

SONY DSC
Pemasangan fan 120 mm

 

Pemasangan fan 140mm
Pemasangan fan 140 mm

Pemasangan

Pada platform yang kami gunakan, yaitu LGA 1150, pemasangan HSF ini tergolong cukup mudah. Anda perlu memastikan dulu, mounting mana yang cocok bagi system Anda. Setelah itu, pasang mounting ke heatsink dengan empat buah baut.

Mounting Intel.
Mounting Intel.
Mounting AMD.
Mounting AMD.

Setelah memasang mounting, Anda tinggal memasang back plate ke belakang motherboard dan menguncinya dengan mur yang telah disediakan. Pemasangan mounting ke backplate tersebut cukup mudah dan dapat dilakukan tanpa alat bantu apapun.

SONY DSC

Kami mencoba kemungkinan posisi pemasangan heatsink ini berkaitan dengan penggunaan RAM yang menggunakan heatspreader tinggi. Dalam pengujian ini, RAM yang kami gunakan memiliki heatspeader yang tergolong tinggi, yaitu G.Skill Trident-X. Untuk lebih detailnya kami sudah siapkan gambar di bawah ini:

Gemin_II_01 Gemin_II_05 Gemin_II_03 Gemin_II_04

 

Untuk pemasangan Heatsink ke arah bagian atas RAM, kami mengalami kendala dalam pemasangan Trident-X. Namun RAM -RAM dengan ukuran dan heatspreader biasa dapat digunakan dengan arah pemasangan ke arah bagian atas RAM.

Pada buku manual yang ada didalam paket penjualan, tertera bahwa pemasangan yang disarankan sebagai berikut:

Gemin_II_06
Kiri atas (Heatsink mengarah kearah bagian atas RAM)
Kanan atas (Heatsink mengarah kearah bagian atas casing)
Kiri bawah (Heatsink mengarah kearah bagian Voltage Regulator Module)
Kanan bawah (Heatsink mengarah kearah bagian bawah / PCI-E)

Terlihat bahwa pada buku manual disebutkan posisi 4 (kanan bawah) tidak disarankan, selain menutup slot ekspansi kinerja heatpipe akan terganggu. Panas akan bergerak kearah atas sehingga ketika menggunakan heatsink ini dan heatpipe mengarah keatas maka panas yang disalurkan ke heatpipe dari processor tidak akan mendapatkan pelepasan panas yang baik dari fin-fin yang didinginkan oleh fan.

SONY DSC
Contoh pemasangan yang salah

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Ini adalah laptop terbaru dari ASUS yang cantik banget! Bodinya…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…

Gaming

May 14, 2026 - 0

Film Live Action The Legend of Zelda Dipercepat Rilisnya

Nintendo bagikan berita baik, dengan memajukan rilis film live action…
May 14, 2026 - 0

Capcom Jelaskan Posisi Generative AI Dalam Pengembangan Game Mereka

Capcom gunakan generative AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan game dan…
May 14, 2026 - 0

Frekuensi Update ARC Raiders Akan Dikurangi Demi Jaga Kualitas Konten

Embark Studios mengubah strategi frekuensi update ARC Raiders menjadi dua…
May 14, 2026 - 0

Fortnite Resmi Umumkan Kolaborasi dengan Overwatch

Setelah cukup lama hanya jadi rumor, Fortnite akhirnya berkolaborasi dengan…