Bank Akan Keluar Uang Banyak untuk Upgrade OS ATM

Author
Ozal
Reading time:
March 18, 2014

Beberapa waktu lalu, muncul sebuah laporan dari NCR yang mengatakan, lebih dari 90 persen mesin ATM di seluruh dunia masih menggunakan komputer berbasis Windows XP. Masalah baru pun muncul. Perbankan tidak memiliki cukup waktu menyelesaikan transisi ke OS baru sebelum batas akhir dukungan Windows XP berakhir pada 8 April mendatang. Kemudian, Microsoft memanfaatkan itu untuk mengenakan biaya tambahan ke pihak bank guna menjamin keamanannya selama proses transisi berlangsung.

XP

Masalah utama yang menghantui pihak bank ialah serangan virus dan hacker yang bertubi-tubi bakal segera terjadi terhadap sistem keamanan di ATM mereka. Maka dari itu, sebagai antisipasi waktu yang tidak cukup, mereka bernegoisasi dengan Microsoft untuk tetap mendukung keamanan ATM-nya, sampai mereka selesai melakukan upgrade OS.

“Tentu saja, ada pelanggan dari perusahaan besar yang belum selesai melakukan migrasi OS mereka dan membeli dukungan custom-support. Biaya akan tergantung pada dua kebutuhan spesifik konsumen dan dukungan apa yang mereka punya di tempat, jadi berbeda untuk tiap pelanggan.” kata seorang juru bicara Microsoft, seperti dikutip dari Time of India.

xp 2

Ada lima bank terbesar di Inggris yang sudah memiliki maupun sedang dalam proses negoisasi dengan Microsoft guna memperpanjang dukungan keamanannya. Bank tersebut, yakni Lloyds Banking Group, Royal Bank of Scotland, HSBC, Barclays, dan Santander UK.

Dari kelima bank tersebut, baru HSBC dan Lloyd yang sudah memiliki kesepakatan dengan Microsoft. Pada akhir tahun nanti, Lyloyds akan mulai upgrade OS di 7.000 mesin ATM-nya. Sementara HSBC pada tahun depan nanti di 3.200 ATM.

Sridhar Athreya, kepala penasihat keuangan di SunGard Consulting yang berbasis di London mengatakan, biaya memperluas dukungan Microsoft sekaligus upgrade ke OS baru masing-masing bank di Inggris akan dikenakan biaya berkisar 50 juta pound hingga 60 juta pound (Rp 950 miliar – Rp 1,1 triliun).

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…
June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…
June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…

Gaming

July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…
July 3, 2026 - 0

GTA 6 Diprediksi Tak Bisa Berjalan 60 FPS di PS5 Pro & Xbox Series X

GTA 6 diprediksi hanya dapat berjalan di 30 FPS pada…
July 3, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Siapkan Switch 2 dengan Layar LCD Baru

Nintendo dikabarkan tengah menyiapkan Switch 2 dengan panel LCD baru…
July 3, 2026 - 0

Xbox Tegaskan Tak Kurangi Investasi Game Meski Lakukan PHK Massal

Xbox menegaskan investasi untuk pengembangan game tidak berkurang meski perusahaan…