Badan Pajak AS Mengaku Belum Beralih dari Windows XP

Reading time:
April 13, 2014

Internal Revenue Service (IRS), salah satu badan yang mengurusi perpajakan di Amerika Serikat, mengaku bahwa mereka melewatkan tanggal dihentikannya layanan update untuk Windows XP, 8 April lalu. Badan tersebut masih memiliki sekitar 528 ribu PC yang menggunakan Windows XP dan mereka disebut harus membayar sejumlah besar dana untuk “memaksa” Microsoft tetap merilis update keamanan untuk sistem operasi berusia sekitar 13 tahun tersebut. Hal itu setidaknya harus mereka lakukan selama setahun kedepan hingga semua PC yang mereka gunakan telah terupdate ke sistem operasi Windows 7 atau Windows 8.

WindowsXP_1525955c

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Ander Crenshaw, dari US House of Representative, dana yang harus dikeluarkan oleh IRS untuk beralih dari Windows XP ke Windows 7 cukuplah besar. Badan tersebut membutuhkan kurang lebih US$ 30 juta untuk memperbarui sistem operasi di 58 ribu PC mereka. Selain itu, sebagian dari dana tersebut, dikabarkan juga digunakan untuk membayar “Custom Support” dari Microsoft untuk meminta mereka tetap memberikan update untuk sistem operasi yang sudah tidak lagi resmi didukung.

John Koskinen, petinggi IRS, menjelaskan mengapa badan tersebut tidak mengganti Windows XP di 58 ribu PC mereka sebelum tanggal pensium dari sistem operasi tersebut. Menurutnya, dana yang seharusnya akan digunakan untuk melakukan upgrade massal tersebut ternyata tidak bisa keluar tepat waktu. Hal itu memaksa mereka untuk bertahan menggunakan Windows XP di 58 ribu PC mereka.

Selain IRS, beberapa badan pemerintah lain, baik di Amerika Serikat maupun di negara-negara lain, dikabarkan juga masih bertahan menggunakan Windows XP. Tentu saja, untuk tetap bisa menggunakan sistem operasi tersebut dengan perlindungan yang baik, mereka harus membayar biaya yang tidak sedikit ke Microsoft. Microsoft sendiri memang telah meningkatkan biaya yang dibutuhkan untuk layanan Custom Support mereka sesaat sebelum Windows XP pensiun.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 17, 2026 - 0

Microsoft Umumkan Xbox Labs, Berfokus Pada Eksperimen AI di Game

Microsoft membentuk inisiatif Xbox Labs untuk mengeksplorasi AI guna modifikasi…
October 16, 2026 - 0

Valve Dikabarkan Siapkan Panel OLED Untuk Steam Frame VR

Valve dikabarkan tengah mengembangkan panel OLED untuk Steam Frame dengan…
October 16, 2026 - 0

ASUS ROG Xbox Ally X20 Resmi Masuk Indonesia

ASUS ROG Xbox Ally X20 resmi hadir di Indonesia dengan…
October 16, 2026 - 0

Sony Rayakan Ultah Ke-30 Gran Turismo Dengan DualSense Limited Edition

Sony mengumumkan DualSense Gran Turismo Limited Edition guna menyambut datangnya…