Pendapatan Kuartal Pertama Google Naik US$ 2,5 Milyar
Raksasa internet Google berhasil menaikan pendapatannya selama kuartal pertama tahun ini menjadi US$ 15,42 milyar dari kuartal sama pada tahun lalu sebesar US$ 12,95 milyar. Sementara laba bersihnya mencapai US$ 3,45 milyar atau naik sedikit dari US$ 3,35 milyar pada periode tahun lalu.

Sejumlah website Google sendiri meraih pendapatan mencapai US$ 10,4 milyar atau menyumbang 68 persen dari total pendapatan perusahaan. Jumlah tersebut naik 21 persen dari periode tahun lalu. Sementara sejumlah website yang menjadi mitra iklan Google menyumbang US$ 3,4 milyar atau setara 22 persen dari total pendapatan. Adapun pendapatan lainnya, termasuk dari Android dan Google Play menompang 10 persen pendapatan, yakni US$ 1,5 milyar atau naik 48 persen.
“Pendapatan kami dari luar Amerika Serikat mencapai US$ 8,76 milyar yang mewakili 57 persen dari total pendapatan selama kuartal pertama 2014,” tulis Google dalam laporan resminya yang menambahkan bahwa Inggris menjadi negara internasional penyumbang keuntungan terbesar Google yang mencapai US$ 1,58 milyar.
Selama kuartal pertama tahun ini Google pun telah menghabiskan dana yang cukup banyak, termasuk mengakuisi Nest, pembuat termostat cerdas senilai US$ 3,2 milyar. Belum lagi, sejumlah investasinya di pasar yang lebih baru seperti wearable device, akses internet berkecepatan tinggi Google Fiber, dan teknologi robot.
Google juga akan menanggung kerugian bersih sebesar US$ 198 juta setelah pemberhentian operasi yang meliputi bisnis smartphone Motorola. Ini lantaran pihaknya mesti menanggung penjualan perangkat dan kerugian Motorola setelah diumumkan akan dijual ke Lenovo senilai US$ 2,91 milyar pada awal tahun ini.














