Review ASUS ZenFone 6: Smartphone Android Intel Layar Lebar Murah
Kesimpulan
Sebuah smartphone Android yang menggunakan platform Intel memang masih jarang ditemukan. Oleh karena itu, ASUS yang bekerja sama dengan partner lamanya tersebut mengeluarkan sebuah smartphone kelas atas yang menggunakan platform CloverTrail+. Hal ini membuat mereka siap ikut meramaikan pasar smartphone yang SoC-nya saat ini banyak dibuat oleh Qualcomm dan MediaTek.
Chipset yang umurnya cukup lama ini memang ternyata memiliki kinerja yang sangat baik jika dijalankan pada sistem operasi Android. Smartphone berarsitektur x86 ini memang mampu mengejar performa perangkat lain dengan SoC kencang yang memiliki arsitektur ARM. Tentunya, hasil benchmark yang ada sejalan dengan tingkat kemulusan yang dirasakan saat mengoperasikan smartphone ini. Satu kata: responsif!
Saat ini platform Intel memang sering dikaitkan dengan tingginya daya yang digunakan. Sebuah solusi baterai yang cukup baik telah dipecahkan oleh ASUS pada ZenFone 6. Ternyata, baterai dengan kapasitas 3230 mAh yang ditanamkan ASUS cukup membuat smartphone ini dapat bertahan selama seharian.
ASUS ZenFone 6 memang cocok untuk Anda yang gemar menggunakan smartphone berukuran besar. Anda yang sedang mencari smartphone premium pun juga dapat menjadikan ZenFone 6 sebagai alternatif pilihan. Tentunya, Anda yang sedang mencari smartphone dengan dana tiga jutaan juga bisa melirik pada smartphone yang satu ini. Akan tetapi, banyak juga yang tidak menyukai smartphone berukuran besar. Untuk itu, Anda dapat memilih smartphone serupa dengan ukuran yang lebih kecil lagi.
Kelebihan:
+ Layar besar
+ Feature layar yang sangat baik
+ Feature Easy Mode
+ Responsif
+ Kinerja tinggi
+ Tidak terlalu panas
+ Low light mode
+ Dual SIM
+ microSD
Kelemahan:
– Unibody…. tetap saja membuat pengguna repot saat ingin mengganti baterai
– Soft button tanpa backlight
– USB OTG
– Noise pada kamera
Data Teknis
| Prosesor dan GPU | Intel CloverTrail+ dengan prosesor dual core quad thread Intel Atom 2 GHz dan GPU PowerVR SGX 544MP2 |
| Format Video | H.264, MPEG4, MP4, WMV, AVI, 3GP, FLV, WEBM |
| Format Audio | MP3, AAC, WMA, FLAC, M4A, 3GA, OGG, AMR, WAV, MID, XMF, iMelody, SP-MIDI, RTTTL/ RTX, OTA, MP4, 3GP, OGA |
| Format Gambar | JPG, BMP, PNG |
| Layar | Capacitive IPS 6 inci dengan resolusi 1280×720 |
| Kamera Utama / Depan | 13 MP AutoFocus / 2 MP |
| Interface | MicroUSB, microSD |
| Koneksi nirkabel | Wi-Fi (802.11 a/b/g/n), Bluetooth 4.0 |
| Dimensi dan Bobot | 166.9 x 84.3 x 9.9 mm / 196 gram |
| Daya Tahan Baterai | 483 menit |
| Produsen | ASUS |
| Website | http://www.asus.com/ |
| Harga | Rp. 3.099.000 |












