Review Silverstone NT06-P: Heatsink Low Profile dari Silverstone!
Spesifikasi Testbed + Software

Berikut ini spesifikasi testbed yang kami gunakan dalam review Silverston NT06-P ini:
- Processor: Core i5-4670K (default: 3,8Ghz, 1.05 V, overclocked: 4.2Ghz, 1.15 V)
- Memory: Kingston HyperX DDR3 – 1600 Mhz 2x 4 GB (XMP)
- Motherboard: MSI Z87 Mpower SP
- Graphic Card: Nvidia GTX 480
- Casing: Corsair Carbide 400R
- Storage: Kingston HyperX 3K 120 GB
- Power Supply: Galaxy Hall Of Fame 1200W
- Operating System: Windows 7 Ultimate 64-Bit SP 1
Program yang Digunakan
- LinX 0.6.4 – Aplikasi yang kami gunakan untuk memberi beban kerja kepada prosesor. Dengan aplikasi ini, kami juga sekaligus membebani Memory Controller pada prosesor dengan mengatur agar LinX memenuhi penggunaan memory sebanyak 7000 MB.
- Core Temp 1.0 RC3 – Aplikasi yang digunakan untuk memantau suhu maksimum dan minimum prosesor selama pengujian.
- CPU-Z 1.64.2 – Aplikasi yang digunakan untuk memberikan informasi mengenai sistem yang sedang berjalan.
Skenario Pengujian
Skenario pengujian kami sebagai berikut:
- Memberikan Full Load kepada CPU selama +/- 30 Menit dan Idle Time +/- 3 Menit.
Dengan skenario pengujian ini, mari kita lihat performa dari Silverstone NT06-P. Kami menjaga suhu ruangan berkisar diantara 27oC – 28oC.
*NB: Keadaan Idle adalah keadaan sistem didiamkan setelah mendapatkan load setelah pengujian.
Hasil Pengujian
Suhu yang tercantum dalam grafik adalah suhu rata-rata dari seluruh core selama benchmark berlangsung dan idle time.
Default (3,8Ghz @1,05 V)

Saat pengujian dengan sistem berjalan default, heatsink dari Silverstone ini mampu menahan suhu dikisaran 65oC. Tercatat +/- 5oC dibandingkan dengan heatsink bawaan Intel yang suhunya berada di kisaran 70.6oC. Sedangkaan saat idle suhu dari NT06-p ini berada dikisaran 35oC. Hanya berbeda 2oC dari heatsink bawaan Intel yang mencatatkan suhu dikisaran 37oC.

Pada kondisi prosesor dioverclock, perbedaan suhu dari kedua heatsink menjadi cukup signifikan. NT06-P mencatatkan suhu maksimal di kisaran 74oC. Sedangkan heatsink bawaan prosesor hanya bisa menahan suhu di kisaran 89.2oC, perbedaan yang tercatat berada pada kisaran +\-15.2oC. Pada saat idle tidak ada perbedaan yang cukup berarti, hanya 0.8oC.
Kesimpulan

Heatsink keluaran Silverstone yang satu ini cukup mampu menahan panas dari sebuah Intel Core i5 kami, baik dalam keadaan default maupun teroverclock. Enam buah heatpipe siap membantu mendistribusikan panas ke sirip fan dengan baik.
Paket penjualan dari heatsink ini juga tergolong cukup lengkap. Heatsink ini bisa digunakan hampir di semua soket AMD dan Intel berkat mounting kit yang disertakan dalam paket penjualan.
Pemasangannya juga tergolong cukup mudah. Walaupun begitu, terdapat catatan kecil yang harus Anda perhatikan terkait pemasangan crossbar. Pemasangan bagian tersebut terlihat lebih rumit dikarenakan Anda harus mensejajarkan crossbar tersebut ke mounting bracket dengan kondisi heatsink yang terpasang ke motherboard. Satu lagi catatan kecil yang kami dapatkan selama pengujian, suara dari fan bawaan Silverstone ini juga cukup mengganggu saat dijalankan full speed.
Selain mendinginkan prosesor, heatsink tersebut juga turut membantu mendinginkan sekeliling prosesor, sebut saja komponen RAM dan VRM. Selain itu, kompatibilitas RAM yang baik juga salah satu keunggulan dari heatsink ini. Silverstone NT06-P ini bisa menjadi salah satu alternatif Anda yang sedang mencari heatsink low profile. Dengan dana di kisaran $50 Anda sudah dapat membawa pulang Silverstone NT06-P ini.
Kelebihan
– Low profile membuat kompatibiltas dengan RAM berheatspreader tinggi baik.
– Pemasangan yang tergolong mudah (walaupun ada sedikit catatan kecil untuk crossbar)
Kekurangan
– Fan yang tergolong mengganggu saat berjalan secara full speed.












