Samsung Ternyata Pernah Bikin Ponsel Berbasis Palm OS

Reading time:
May 26, 2014

Saat ini, Samsung memang sangat dikenal sebagai vendor smartphone papan atas dan juga nomor satu di dunia dalam penjualannya. Hal tersebut tak lepas dari strateginya yang menghadirkan beragam tipe smartphone, dan juga penggunaan platform ternama milik Google, yaitu Android.

Namun siapa sangka, Samsung yang merupakan perusahaan elektronik ternama asal Korea Selatan itu, sebelumnya pernah menghadirkan beragam ponsel dengan beragam platform dan salah satunya adalah platform Palm OS.

Bagi Anda yang merasa asing dengan Palm OS, platform ini dikembangkan oleh Palm Inc. yang ditujukan khusus untuk perangkat PDA (Personal Digital Assistant) dan dioperasikan melalui perangkat layar sentuh (touchscreen) menggunakan pen stylus. Pada masa kejayaannya, Samsung turut ambil bagian dalam persaingan PDA dengan menghadirkan PDA berbasis Palm OS untuk pertama kalinya yang meluncur pada 2001 dengan nama seri Samsung SPH-i300.

Samsung Palm OS SPH-i300
Samsung Palm OS SPH-i300

PDA atau bisa disebut juga sebagai ponsel cerdas itu, dijual oleh Samsung hanya di Amerika Serikat dan dipegang oleh salah satu operator ternama, Sprint. Pada saat itu, Samsung SPH-i300 sudah dilengkapi dengan layar sentuh berwarna menggunakan pen  dengan resolusi 160×240 pixel.

Kemudian dua tahun setelahnya, Samsung meluncurkan suksesor SPH-i300, yaitu SPH-i330. Pada ponsel cerdas PDA SPH-i330, Samsung hanya melakukan beberapa perubahan desainnya yang lebih tipis, namun tetap mengusung platform Palm OS.

Samsung Palm OS SPH-i330
Samsung Palm OS SPH-i330

Adapun pada saat itu, Samsung telah melakukan beberapa invoasinya dalam menghadirkan ponsel berplatform Palm OS dengan menghadirkan SPH-i500 dan SPH-i550. Pada ponsel tipe tersebut, Samsung merancangkan cukup berbeda dari sebelumnya, yaitu model clamshell dan juga hanya diluncurkan di Amerika Serikat oleh Sprint.

Samsung Palm OS SPH-i500
Samsung Palm OS SPH-i500

Kehadiran Samsung SPH-500, SPH-i330 dan SPH-i550, sempat diminati oleh para pecinta platform Palm OS karena desainnya yang slim. Berbeda dari Palm yang juga turut menghadirkan ponsel dengan nama Palm Treo 650. Ponsel milik Palm itu sangat tidak disukai karena bentuknya yang terlalu bongsor.

Kini setelah 10 tahun lebih berlalu, hal tersebut hanyalah tinggal kenangan dan saat ini Samsung sangat menikmati masa kejayaannya dalam menguasai pangsa pasar smartphone bersama Android. Dalam masa pengembangan ponselnya, Samsung telah menggunakan beberapa platform yang cukup ternama pada masanya seperti Symbian dan Windows Mobile.

Sebelumnya, Samsung juga pernah mengembangkan sistem operasi mobile buatannya sendiri yang bernama Bada OS. Namun sayangnya, Samsung menghentikan pengembangan OS-nya itu dan lebih memilih mengembangkan sistem operasi mobile berbasis Linux, yaitu Tizen OS. Bahkan pengembangan Tizen OS yang dilakukan Samsung kali ini mendapat dukungan dari beberapa perusahaan ternama seperti China Baidu, ZTE, dan dua operator ternama asal Jepang dan Amerika Serikat, Softbank Mobile dan Sprint.

Sumber: PhoneArena

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Ini adalah laptop terbaru dari ASUS yang cantik banget! Bodinya…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…

Gaming

May 14, 2026 - 0

Film Live Action The Legend of Zelda Dipercepat Rilisnya

Nintendo bagikan berita baik, dengan memajukan rilis film live action…
May 14, 2026 - 0

Capcom Jelaskan Posisi Generative AI Dalam Pengembangan Game Mereka

Capcom gunakan generative AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan game dan…
May 14, 2026 - 0

Frekuensi Update ARC Raiders Akan Dikurangi Demi Jaga Kualitas Konten

Embark Studios mengubah strategi frekuensi update ARC Raiders menjadi dua…
May 14, 2026 - 0

Fortnite Resmi Umumkan Kolaborasi dengan Overwatch

Setelah cukup lama hanya jadi rumor, Fortnite akhirnya berkolaborasi dengan…