Hati-Hati dengan Smartphone Replika dari China

Author
Ozal
Reading time:
June 25, 2014

Sejumlah smartphone Android China yang dijual di Amazon, eBay, dan sejumlah toko online lainnya, ditemukan telah disusupi malware berbahaya yang dapat mencuri data penggunanya. Smartphone China tersebut tak diketahui asal-usulnya vendornya dan mereplika desain dari sejumlah smartphone populer.

Salah satu smartphone Android Cina tersebut adalah The Star N9500. Bentuk desain N9500 menyerupai Galaxy S4, smartphone flagship dari Samsung. Bisa dikatakan, N9500 merupakan replika dari Samsung Galaxy S4. Smartphone tersebut diproduksi di China, namun dijual secara online melalui sejumlah reseller yang berbasis di Belfast dan Hong Kong.

replika

Malware berbahaya di dalam perangkat tersebut dikenal sebagai “Uupay.D” dan hadir dengan menyamar sebagai aplikasi preinstall Google Play Store. Keberadaannya pun tidak dapat dihapus oleh pengguna secara manual, seperti dikutip dari The Guardian.

Seorang peneliti keamanan cyber Jerman dari G Data, Christian Geschkat mengatakan, malware tersebut mencuri data pribadi pengguna di handset lalu dikirim ke server anonim yang terletak di China. Canggihnya lagi, malware tersebut juga bisa menginstal aplikasi tambahan yang mengandung virus tanpa sepengetahuan pengguna.

Selain itu, malware ini memungkinkan penjahat cyber dapat melacak lokasi smartphone, mencegah dan merekam panggilan telepon, mengirimkan pesan teks premium, hingga melakukan pembelian online tanpa seizin pengguna. Yang paling dikhawatirkan ialah, bila pemiliknya memasang dan menggunakan aplikasi mobile banking di smartphone tersebut, maka hacker bisa menyusup dengan mudahnya ke akun perbankan.

“Penjahat online memiliki akses penuh ke smartphone. Satu-satunya hal yang pengguna bisa lihat (dari malware tersebut) ialah sebuah aplikasi dengan ikon Google Play Store. Aplikasi ini benar-benar tersamarkan,” ujar Geschkat.

Konsumen pun disarankan untuk tidak tergiur dengan harga murah dan spesifikasi yang diusung dari smartphone replika semacam ini. Kebanyakan smartphone tersebut dijual kurang dari US$ 150. Beberapa konsumen pun mengeluhkan, build smartphone tersebut berkualitas rendah dan gampang rusak setelah dipakai beberapa bulan.

Hingga saat ini, belum dapat diidentifikasi apakah keberadaan malware di smartphone replika tersebut memang disengaja dengan hacker bekerja sama dengan produsennya atau menyusup secara diam-diam.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Ini adalah laptop terbaru dari ASUS yang cantik banget! Bodinya…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…

Gaming

May 21, 2026 - 0

Mantan Producer Returnal Dirikan Studio Baru Cosmic Division

Game producer dari Returnal, Harry Krueger, mendirikan studio Cosmic Division…
May 21, 2026 - 0

Warhorse Studios Siapkan Kingdom Come Baru & RPG Lord of the Rings

Warhorse Studios resmi mengembangkan game Kingdom Come Deliverance baru dan…
May 21, 2026 - 0

Hasbro Batalkan Game Dungeons & Dragons Garapan Giant Skull

Hasbro membatalkan game Dungeons & Dragons garapan Giant Skull, studio…
May 21, 2026 - 0

LEGO 2K Drive Dihapus dari Toko Digital & Server Online Ditutup Tahun 2027

Akibat berakhirnya masa lisensi, LEGO 2K Drive dihapus begitu saja…