Qualcomm Terhindar dari Gugatan Paten US$ 173 Juta

Author
Ozal
Reading time:
July 7, 2014

Raksasa chipset asal Amerika Serikat, Qualcomm dilaporkan telah berhasil memenangkan gugatan paten yang sebelumnya dilayangkan oleh ParkerVision, vendor chip wireless. Hasil ini membuat Qualcomm terhindar dari biaya pelanggaran paten yang dilayangkan ParkerVision senilai US$ 173 juta.

qualcomm

Dalam sebuah pengadilan federal di Florida, Amerika Serikat, ParkerVision menuduh Qualcomm telah melanggar paten yang mencakup metode mengubah sinyal elektromagnetik dari frekuensi yang lebih tinggi ke frekuensi yang lebih rendah. Metode ini dapat membuat penerima baseband radio lebih efisien dan sangat ideal untuk perangkat mobile.

Sementara itu, Qualcomm mengklaim bahwa pihaknya tidak menggunakan teknologi yang dimaksud oleh ParkerVision. Sebaliknya, Qualcomm sudah mengembangkan metode sendiri yang mampu menjalankan fungsi yang sama. “Qualcomm tidak menggunakan metode yang yang diklaim dalam paten ParkerVision itu,” kata Head of Litigation Qualcomm, seperti dikutip dari Cellular News.

Juri pengadilan awalnya mendukung gugatan ParkerVision, tetapi hal ini bertolak belakang dengan Hakim yang memegang kuasa pemberi keputusan. Hakim mengatakan, ParkerVision tidak memberikan bukti yang cukup atas pelanggaran patennya yang dilakukan Qualcomm. Kendati demikian, ParkerVision diberi kesempatan melakukan banding sembari membawa bukti baru.

“Di satu sisi kami senang bahwa pengadilan menguatkan keputusan juri bahwa ada paten yang tidak valid, namun kami jelas kecewa dengan putusan pengadilan distrik bahwa hakim memutuskan Qualcomm tidak melanggar,” kata Chief Executive Officer ParkerVision Jeffrey Parker.

Yang cukup mengejutkan ialah, setelah putusan pengadilan itu diumumkan, saham ParkerVision langsung terjun lebih dari 60 persen pada akhir Juni lalu. Belum lama ini, pihaknya juga baru saja mengumumkan telah merugi hingga US$ 5,8 juta, tanpa meraih keuntungan pada kuartal pertama 2014.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…
September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…

Gaming

September 27, 2026 - 0

Fortnite Dituduh Mendorong Pemain Belia Untuk Belanja Microtransaction

Fortnite digugat hukum di negeri Belanda atas dugaan beri tekanan…
September 27, 2026 - 0

MSI Luncurkan Monitor Gaming 27 Inci 5K Dual Mode MAG 271KPD7

MSI MAG 271KPD7 menawarkan resolusi super besar dan refresh rate…
September 27, 2026 - 0

8BitDo Rilis Controller Bertema Tomb Raider 30th Anniversary

8BitDo merilis controller bertemakan Tomb Raider 30th Anniversary, dilengkapi TMR…
September 27, 2026 - 0

Stellar Blade Versi Switch 2 Beri Opsi Matikan Fitur Frame Generation

Shift Up akhirnya sediakan opsi untuk matikan frame generation FSR…