Review WD My Book Duo 12TB: Berkapasitas Besar dengan Kinerja yang Mumpuni

Reading time:
December 22, 2014

Pengujian

Setelah Anda menyimak beberapa platform pengujian dan paket penjualan dari WD My Book Duo, kini kita beralih ke segmen pengujiannya. Namun sebelum ke bagian utamanya, yaitu performa yang dihasilkan WD My Book Duo, kami akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai fitur dan perangkat penyimpanan yang digunakannya.

Kapasitas penyimpanan sebesar 12TB yang dimiliki WD My Book Duo ini menggunakan dua buah harddisk WD Red dengan masing-masing kapasitas 6TB. Seperti kita ketahui, harddisk WD Red merupakan harddisk yang cukup dikenal dan dirancang khusus oleh WD untuk penggunaan server NAS (Network-Attached Storage) dan memiliki ketahanan tinggi yang mampu bekerja selama 24/7 tanpa istirahat.

DSCF0147

Dengan menggunakan dua buah harddisk sebagai media penyimpanannya, WD My Book Duo dilengkapi dengan fitur konfigurasi yang terdari empat mode di antaranya RAID 0, RAID 1, JBOD, dan Spanning. Keempat mode konfigurasi tersebut dapat digunakan dan diaktifkan dengan mudah dengan menginstal terlebih dahulu software WD Drive Utilities. Kemudian para pengguna nantinya dapat menentukan pilihan mode konfigurasi mana yang akan dipilih sesuai dengan kebutuhan penggunaannya.

WD-Apps-Setup
WD_02
Melalui software WD Drive Utilities, Anda dapat memilih drive mana yang file-nya akan di backup ke dalam WD My Book Duo.

Pada saat pertama kami uji dan belum melakukan settingan tertentu, WD My Book Duo ini sudah berada pada konfigurasi default RAID 0. Artinya pada mode RAID 0 ini, pengguna akan memanfaatkan kedua harddisk yang ada didalamnya sebagai media penyimpanan untuk backup data. Penggunaan RAID 0 juga diklaim agar memberikan ruang penyimpanan yang besar serta kinerja yang mumpuni.

Namun seperti kita ketahui bahwa mode RAID 0 memiliki kelemahan, bila salah satu harddisk rusak, maka data yang ada pada harddisk satunya lagi akan turut rusak. Bila Anda memiliki data-data penting yang harus dilindungi, lebih disarankan untuk menggunakan mode konfigurasi RAID 1.

Lalu, bagaimana dengan hasil performa yang dimiliki WD My Book Duo ini? Berikut hasil pengujian kami dengan menggunakan CrystalDisk Mark dan HD Tune.

CrystalDisk-Mark-Read CD-Mark-Write

 

Pada hasil pengujian menggunakan CrystalDisk Mark, kemampuan Read dan Write yang dihasilkan oleh WD My Book Duo ini bisa dikatakan cukup tinggi pada data sequential. Berkat penggunaan interface USB 3.0, kemampuan Read yang sangat tinggi mampu dihasilkan pada saat WD My Book Duo berada pada konfigurasi RAID 0.

HD-Tune-Read HD-TUne-Write

Pada pengujian berikutnya menggunakan HD Tune, WD My Book Duo menunjukkan hasil performa cukup baik dan stabil.

Transfer-File

Pada pengujian berikut dengan melakukan transfer file besar dan kecil berkapasitas 6GB, WD My Book Duo kembali menunjukkan performa yang terbilang cukup apik.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…

Gaming

April 28, 2026 - 0

Sega Luncurkan SEGA Universe Guna Bangkitkan Game Klasiknya

Sega resmi meluncurkan program SEGA Universe, strategi baru untuk menghidupkan…
April 28, 2026 - 0

Final Fantasy XIV Berikan Tanggal Rilis Resmi di Switch 2

Square Enix secara resmi tentukan tanggal rilis untuk Final Fantasy…
April 28, 2026 - 0

CEO Xbox Jelaskan Rencana Membuat Console Itu Jadi Platform Terbuka

CEO Xbox Asha Sharma menjelaskan visinya jadikan Xbox sebagai platform…
April 28, 2026 - 0

Atari Akuisisi Implicit Conversion Demi Perkuat Preservasi Game Klasik

Atari resmi mengakuisisi Implicit Conversion, studio spesialis emulasi yang dikenal…