Gigabyte Luncurkan Motherboard Server dengan SoC ARM
Penggunaan System on Chip(Soc) yang diperuntukkan untuk server bukanlah sesuatu yang baru. SoC menawarkan alternatif kemampuan komputasi yang mumpuni dalam sebuah paket yang ringkas dan hemat daya. Gigabyte menjadi salah satu produsen yang mencoba memanfaatkan potensi dari SoC berbasis ARM dengan mengeluarkan produk motherboard yang mempergunakan prosesor tersebut.

Motherboard yang menyandang nama MP30-AR0, mengusung SoC buatan AppliedMicro X-Gene dengan arsitektur ARMv8-A. System on Chip ini diklaim sebagai chip berbasis ARMv8 64-bit untuk server. Menggunakan proses fabrikasi 40nm, kedelapan core dari SoC ini berjalan dengan kecepatan 2.4 GHz. Ini membuatnya cukup mumpuni dalam menjalankan tugas-tugas yang diberikan kepadanya.

Motherboard ini menyediakan delapan buah slot memory UDIMM ECC DDR3 dengan kapasitas maksimal 128 GB. Konektivitas jaringan yang ditawarkan oleh produk Gigabyte ini disediakan melalui dua buah 10GbE SFP+ LAN port dan dua buah GbE LAN lainnya yang dikendalikan oleh chipset Marvel 88E1512. Board ini juga menyediakan empat buah port SATA III 6Gbps untuk menghubungkan media penyimpanan. Selain itu MP30-AR0 juga menyediakan dua buah slot PCIe x8 untuk menambahkan kartu ekspansi lainnya. Oleh karena SoC yang digunakan belum mendukung USB 3.0, maka motherboard ini hanya menyediakan satu buah slot USB 2.0.
Gigabyte bukanlah yang produsen pertama yang menggunakan SoC untuk server, sebelumnya Intel pun telah menggunakan SoC berbasis Atom untuk keperluan yang sama. Tetapi sepertinya Gigabyte adalah produsen motherboard pertama yang menggunakan SoC berbasis ARM. Penggunaan prosesor berbasis ARM menawarkan alternatif menarik dalam aplikasi server, baik dalam segi biaya atau kompleksitas. Mari kita lihat apakah “trend” ini akan berkembang dan membuat banyak produsen motherboard yang mengikuti langkah Gigabyte.
Spesifikasi lengkap dapat dilihat disini

















