Review ASUS ROG G550JK: Notebook Gaming dengan Sistem Audio Unik

Reading time:
May 19, 2015

Kesimpulan

Kolaborasi prosesor mobile quad-core dari Intel berbasiskan arsitektur CPU Haswell dan graphics card besutan NVIDIA berbasiskan arsitektur GPU Maxwell memang mampu menghasilkan performa memuaskan di kelas harga yang ditawarkan. Core i7 4710HQ dengan kemampuan menjalankan hingga delapan proses komputasi sekaligus membuat ASUS ROG G550JK dapat dengan mudah melahap aplikasi harian mulai dari kelas ringan (membuat dokumen, menonton video, menjelajah dunia maya) hingga kelas berat (merender objek 3D, melakukan editing video/gambar). Sementara itu untuk GeForce GTX 850M 4 GB DDR3, disejumlah judul game graphics card tersebut memang masih kurang bertenaga untuk menyajikan pengalaman bermain yang tergolong nyaman di resolusi gambar Full HD (1920×1080 piksel) dengan setting kualitas grafis terbaik milik game tersebut. Akan tetapi dengan sejumlah penyesuaian, game dengan engine grafis kelas berat sekalipun masih dapat dimainkan dengan nyaman meskipun harus mengorbankan dari sisi kualitas visual. Menariknya untuk sejumlah judul game dengan engine grafis kelas ringan, GeForce GTX 850M 4 GB DDR3 dapat dengan mudah menanganinya dengan menghasilkan frame rate yang tergolong nyaman untuk dimainkan. Tidak ingin pusing dengan pengaturan setting resolusi gambar dan kualitas grafis pada game, aplikasi GeForce Experience merupakan jalan pintas terbaik terutama bagi pengguna awam.

 

asus rog g550jk notebook with subwoofer

Dengan performa seperti itu memang cukup disayangkan ASUS ROG G550JK datang hanya bermodalkan konfigurasi memori single-channel. Performa keseluruhan seharusnya masih dapat dioptimalkan lebih jauh lagi dengan menggunakan dua keping memori alias konfigurasi dual-channel. Sementara itu penggunaan komponen storage berupa HDD (Hard Disk) mungkin tidak akan berpengaruh banyak pada tingkat frame rate pada game. Akan tetapi dengan menggantinya dengan SSD, notebook gaming tersebut memiliki potensi untuk meraih tingkat performa yang sulit diraih jika menggunakan HDD.

Kenyamanan bermain pada ASUS ROG G550JK semakin lengkap dengan hadirnya tata suara 2.1-channel. Akan tetapi berbeda dengan beberapa kompetitor dengan tata suara serupa, ASUS menempatkan komponen subwoofer pada unit terpisah. Alhasil reproduksi suara yang dihasilkan baik saat bermain game, menonton video, dan mendengarkan musik menjadi lebih baik.

Tergiur memiliki ASUS ROG G550JK? Notebook gaming tersebut siap diboyong pulang ke rumah Anda dengan merogoh kocek sekitar Rp 15 jutaan.
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

May 5, 2026 - 0

LEGO Resmi Umumkan Seri Console Set SEGA Genesis

LEGO resmi memperkenalkan set console retro SEGA Genesis, dengan harga…
May 4, 2026 - 0

Playtest Assassin’s Creed Invictus Disebut Buruk Oleh Tester Internal

Bocoran baru menyebut playtest terbaru Assassin’s Creed Invictus menuai respons…
May 4, 2026 - 0

Rumor: Halo 2 & Halo 3 Remake Diklaim Dalam Pengembangan

Rumor baru mengklaim Halo Studios tak hanya mengerjakan Halo: Combat…
May 2, 2026 - 0

Metro 2039 Tembus 1 Juta Wishlist Hanya Dalam Waktu Dua Pekan

Metro 2039 mencatat permulaan yang sangat kuat dengan menembus 1…