Preview NAS Thecus W2000

Reading time:
June 4, 2015

Meningkatnya kebutuhan akan media penyimpanan berkapasitas besar yang mudah diakses dari mana saja membuat banyak produsen menciptakan produk NAS mereka yang telah dilengkapi cloud access dan berbagai fitur lainnya. Thecus, nama yang sudah dikenal di dunia NAS dan media penyimpanan dalam jaringan lain, telah memperkenalkan NAS kreasi mereka yang lain daripada yang lain, yaitu WSS Series. NAS WSS Series ini dilengkapi dengan sistem operasi Windows Storage Server 2012 R2 Essentials, sehingga menawarkan sesuatu yang berbeda dibandingkan kebanyakan NAS kelas Home/SOHO lain.

Thecus W2000 - 01

Kami mendapatkan kesempatan mencoba salah satu NAS dengan Windows Storage Server 2012 R2 Essentials tersebut, yaitu W2000, yang merupakan varian 2-bay dari WSS Series. Sebelum membahas fitur dan kemampuan dari NAS itu, kami akan coba memperkenalkan terlebih dahulu NAS tersebut beserta paket penjualan yang menyertainya!

Paket Penjualan

Di dalam boks berwarna dasar pink yang digunakan untuk mengemas paket penjualan W2000, Thecus menyediakan beberapa perlengkapan yang memudahkan pengguna dalam menggunakan NAS ini. Beberapa perlengkapan yang disertakan oleh Thecus dalam paket penjualan NAS W2000 ini adalah:

  • Adapter daya
    Thecus W2000 - 02
  • Kabel power untuk adapter daya
    Thecus W2000 - 03
  • Kabel Gigabit Ethernet
  • Baut untuk storage 2.5″
    Thecus W2000 - 05
  • Baut untuk storage 3.5″
    Thecus W2000 - 04
  • Cable tie
  • Kunci untuk tray drive bay
    Thecus W2000 - 06

Thecus W2000

Thecus W2000 - 07

Walaupun menggunakan sistem operasi yang berbeda, secara fisik Thecus W2000 tetaplah tidak berbeda dengan kebanyakan NAS 2-bay yang ada di pasaran. NAS dengan bodi berwarna dasar hitam ini memiliki ukuran keseluruhan 163.8 x 115.4 x 217.6 mm dan bodi yang terbuat dari bahan metal yang cukup tebal. Dua drive-bay dari NAS ini dapat diakses dari sisi depan dengan terlebih dahulu membuka semacam penutup yang disediakan.

Thecus W2000 - 08
Terdapat lubang kunci di tuas pengunci tray.
Thecus W2000 - 09

Seperti yang telah disebutkan pada bagian perlengkapan, NAS ini memiliki mekanisme pengunci tray drive-bay dengan menggunakan kunci yang disediakan. Pengguna yang tidak ingin sembarang orang mengutak-atik drive yang terpasang bisa mengunci tray dengan mudah ke casing NAS ini.

Thecus W2000 - 10

Tray drive-bay yang dimiliki NAS ini terbilang cukup kokoh dengan bahan metal. Memang, tray ini tidak menyediakan sistem toolless, sehingga mau tidak mau pengguna harus menggunakan baut untuk mengunci storage yang terpasang, baik 2.5″ maupun 3.5″. Namun, tidak adanya sistem toolless tersebut seharusnya tidak akan menjadi masalah.

Di bagian depan NAS W2000 ini, selain terdapat akses ke drive-bay, terdapat juga port USB 3.0 beserta tombol fungsi khusus yang mengelilinginya, slot SD Card Reader, dan tombol power. Terdapat juga beberapa lampu indikator di atas penutup drive-bay. Logo Windows Storage Server 2012 R2 Essentials, sistem operasi yang digunakannya, tertera di penutup drive-bay.

Thecus W2000 - 11

Berbagai port koneksi yang dimiliki oleh NAS ini, selain satu port USB 3.0 di bagian depan, diletakkan di bagian belakang. Berikut ini adalah daftar port koneksi yang ada di bagian belakang dari W2000 ini:

  • DC In
  • 2x USB 2.0
  • eSATA
  • HDMI
  • D-Sub Analog 15-pin
  • 2 Gigabit Ethernet

Cukup menarik, NAS ini menyediakan dua buah konektor display output, yaitu sebuah port HDMI dan port D-Sub. Pengguna seharusnya bisa memanfaatkan salah satu dari dua port tersebut untuk menghubungkan W2000 ke display. Tentunya, display tersebut akan menampilkan interface sistem operasi Windows Storage Server 2012 R2 Essentials yang digunakan.

Thecus W2000 - 12

Berdasarkan informasi dari Thecus, NAS ini dilengkapi dengan prosesor Intel Atom D2710 dengan dua core berkecepatan 2.13 GHz. Terdapat dua varian untuk seri W2000, di mana salah satunya menggunakan RAM 2 GB, sementara varian lain, yang disebut W2000+, menggunakan RAM 4 GB. Varian yang kami terima untuk pengujian kali ini adalah W2000 “polos” dengan RAM 2 GB.

SSD berkapasitas 60 GB juga tersedia di dalam NAS ini. Sudah tentu, SSD tersebut menjadi tempat bagi sistem operasi Windows Storage Server 2012 R2 Essentials yang digunakan. Melihat keseluruhan spesifikasi yang ditawarkan tersebut, bisa disimpulkan secara sederhana bahwa NAS ini sebenarnya adalah sebuah PC berukuran kecil yang dapat difungsikan langsung sebagai sebuah NAS.

Lalu, bagaimana dengan kemampuan yang ditawarkan oleh NAS ini? Seperti apa juga fitur-fitur yang dimilikinya? Kami akan mencoba membahasnya lebih rinci dalam artikel berikutnya!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…